KAMPAR, Juangsumatera.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Universitas Riau Tahun 2026 melaksanakan kegiatan mitigasi bencana di Desa Batu Belah, Kecamatan Kampar, pada Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat serta mengurangi risiko dan dampak bencana, khususnya banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.
Kegiatan mitigasi bencana tersebut didampingi langsung oleh Sekretaris Desa Batu Belah. Tim Kukerta melakukan peninjauan ke sejumlah titik yang dinilai rawan terdampak banjir.
Ketua Kukerta Berdampak Universitas Riau Desa Batu Belah, Jose Kemal Alexander, mengatakan bahwa mitigasi bencana merupakan langkah preventif untuk meminimalkan risiko dan dampak yang ditimbulkan saat bencana terjadi.
“Mitigasi bencana ini merupakan upaya yang dilakukan oleh tim Kukerta UNRI untuk meminimalisir risiko dan dampak bencana, terutama bencana banjir yang sering terjadi di Desa Batu Belah,” ujarnya.
Kemal menjelaskan, kegiatan diawali dengan peninjauan kawasan tepian sungai di ujung Desa Batu Belah yang berbatasan langsung dengan Desa Tanjung Rambutan. Lokasi tersebut menjadi salah satu titik yang diprioritaskan karena memiliki potensi terdampak banjir.
“Kegiatan dimulai dari tepian sungai yang berbatasan langsung dengan Desa Tanjung Rambutan,” tambahnya.
Selain melakukan identifikasi wilayah rawan bencana, tim Kukerta Berdampak Universitas Riau juga menyusun peta jalur evakuasi sebagai panduan bagi masyarakat apabila terjadi bencana.
“Kami juga membuat peta jalur evakuasi mulai dari Dusun I hingga Dusun IV agar masyarakat memiliki acuan ketika proses evakuasi diperlukan,” jelas Kemal.
Melalui kegiatan ini, tim Kukerta Berdampak Universitas Riau berharap masyarakat Desa Batu Belah semakin memahami pentingnya mitigasi bencana serta memiliki kesiapsiagaan yang lebih baik dalam menghadapi potensi banjir di masa mendatang.
Untuk diketahui, tim Kukerta Berdampak Universitas Riau menjalankan 10 program kerja yang diantaranya:
- Tournamen Babat CUP II
- Sosialisasi Stunting dan keamanan pangan
- Sosialisasi Bulliying
- Kelas Public Speaking
- Eksperimen Sains
- Festival Hari Anak Nasional
- Festival Muharram
- Gerakan Berseri (Bersih, Sehat, Rapi, dan Asri)
- Gerakan Masyarakat dan Lansia Sehat
- Mitigasi Bencana. (Red)


