By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Iran Tak Gentar Perang Panjang Lawan AS dan Israel
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Iran Tak Gentar Perang Panjang Lawan AS dan Israel

By Redaksi Published 8 Maret 2026
Share
3 Min Read
Photo ilustrasi suasana perang
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com – Perang antara Iran dan aliansi Amerika Serikat-Israel terus meluas dan memasuki pekan kedua.

Garda Revolusi Iran (IRGC) pada Minggu (8/3/2026) menyatakan negaranya siap menghadapi perang intensif hingga 6 bulan melawan kedua negara tersebut, di tengah rangkaian serangan baru yang mengguncang sejumlah negara di Timur Tengah.

Juru bicara Garda Revolusi, Ali Mohammad Naini, menyatakan Iran mampu mempertahankan “perang intens selama 6 bulan dengan intensitas pertempuran saat ini. “Iran sejauh ini baru menggunakan rudal generasi pertama dan kedua,’” dikutip dari CNBC Indonesia.

Namun dalam beberapa hari ke depan, Iran disebut akan mengerahkan rudal jarak jauh yang lebih canggih dan jarang digunakan.

Dilansir AFP, ketegangan kawasan makin meningkat setelah Israel mengumumkan serangan terhadap sejumlah komandan Iran di sebuah hotel tepi laut di pusat Beirut, Lebanon. Serangan tersebut terjadi di tengah rangkaian serangan lintas negara yang turut berdampak pada Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, hingga Kuwait.

Di saat bersamaan, Arab Saudi melaporkan berhasil mencegat gelombang drone yang menuju sejumlah target, termasuk kawasan diplomatik di ibu kota Riyadh. Kuwait juga mengungkapkan bahwa serangan drone menghantam tangki bahan bakar di bandara internasional negara tersebut.

Serangan terhadap fasilitas penyimpanan bahan bakar penerbangan Kuwait memicu kekhawatiran baru terhadap stabilitas pasokan energi global. Situasi itu diperparah setelah perusahaan minyak nasional Kuwait mengumumkan pemangkasan produksi minyak mentah akibat ancaman terhadap Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar seperlima perdagangan minyak dan gas dunia.

Di Iran sendiri, pemerintah menuduh AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sebuah depot minyak di ibu kota Teheran pada Sabtu. Serangan tersebut menjadi laporan pertama yang menyasar infrastruktur minyak Republik Islam sejak konflik dimulai.

Militer Israel mengonfirmasi bahwa mereka menargetkan sejumlah fasilitas penyimpanan bahan bakar di Teheran. Israel menyebut serangan itu menyasar sejumlah fasilitas BBM Iran yang digunakan untuk mengoperasikan infrastruktur militer.

Militer Israel juga meluncurkan gelombang serangan baru di seluruh pada Minggu. Serangan tersebut terjadi setelah Israel melakukan serangan presisi terhadap sejumlah “komandan kunci” di Pasukan Quds, unit operasi luar negeri IRGC, di sebuah hotel yang terletak di kawasan wisata pusat Beirut.

Kementerian Kesehatan Lebanon menyatakan sedikitnya empat orang tewas akibat serangan di hotel tersebut.

Adapun Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan negaranya akan melanjutkan operasi militer terhadap Iran dengan kekuatan penuh. Ia sebelumnya menyatakan Israel akan melanjutkan perang dengan seluruh kekuatan kami.

Netanyahu juga disebut memiliki rencana untuk menghapus kepemimpinan Iran setelah serangan gabungan AS-Israel pekan lalu menewaskan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang kemudian memicu konflik regional yang lebih luas.(luc/luc/red)

Redaksi 8 Maret 2026 8 Maret 2026
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article JK : RI Boleh Dukung BoP Kalau Trump Mau Mengakui Palestina
Next Article Selat Hormuz Masih Mencekam, Sudah 10 Kapal Diserang
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Trump Tak Mau Lanjutkan Gencatan Senjata dengan Iran Jika Kesepakan Buntu

18 April 2026
Nasional

Iran Ancam Tutup Selat Hormuz, Jika AS Terus Blokade Pelabuhan

18 April 2026
Nasional

Mualem Desak DPR Sahkan Revisi UU Pemerintah Aceh

17 April 2026
Nasional

Situasi Memanas! Iran Ancam Blokir Tiga Jalur Laut Strategis

17 April 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?