By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Pemerintah Upayakan Pembebasan Kapal Pertamina di Selat Hormuz
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Pemerintah Upayakan Pembebasan Kapal Pertamina di Selat Hormuz

By Redaksi Published 13 Maret 2026
Share
3 Min Read
Dirjen Migas Kementerian ESDM Laode Sulaiman
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih mengupayakan penyelesaian persoalan kapal milik PT Pertamina (Persero) yang tertahan di kawasan Selat Hormuz. Pemerintah kini menempuh jalur diplomatik untuk mengatasi persoalan tersebut.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaiman mengatakan saat ini pemerintah masih berupaya mencari jalan keluar agar kapal tersebut bisa melanjutkan perjalanan.

“Saat ini masih proses. Kita masih mencari upaya-upaya diplomatik untuk bisa menuntaskan hal tersebut,” ujar Laode saat ditemui di kawasan Kilang Balongan, Jumat (13/3/2026) dikutip dari CNBC Indonesia.

Laode menjelaskan kondisi kapal yang tertahan di kawasan tersebut tidak hanya dialami kapal milik Indonesia. Menurutnya, kapal dari berbagai negara juga mengalami hal serupa.

“Ya kan semuanya juga masih tertahan, bukan cuma kita saja, semua,” katanya.

Sebelumnya, PT Pertamina International Shipping (PIS) memastikan dua dari empat kapal yang beroperasi di kawasan Timur Tengah telah keluar dari area konflik. Kedua kapal tersebut adalah PIS Rinjani dan PIS Paragon.

Pjs Corporate Secretary Pertamina International Shipping Vega Pita mengatakan masih ada dua kapal milik PIS yang berada di kawasan Teluk Arab, yakni VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro.

“Dari empat unit kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS) yang beroperasi di kawasan Timur Tengah, dua kapal tercatat telah beranjak dari area konflik, yaitu kapal PIS Rinjani dan kapal PIS Paragon,” kata Vega dalam keterangan tertulis, Rabu (11/3).

Ia menjelaskan kedua kapal yang masih berada di kawasan tersebut saat ini menunggu kondisi keamanan memungkinkan untuk keluar melalui Selat Hormuz. Vega memastikan kondisi kapal dan kru dalam keadaan aman.

Adapun kapal Gamsunoro melayani kargo milik konsumen pihak ketiga (third party). Sementara itu, VLCC Pertamina Pride tengah menjalankan misi mengangkut pasokan minyak mentah (light crude oil) untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri.

Di sisi lain, Pertamina memastikan rantai pasok dan distribusi energi tetap berjalan normal. Hal itu didukung oleh sedikitnya 345 armada kapal yang berada di bawah pengelolaan entitas Pertamina Group.

Pertamina Group juga menerapkan metode Regular, Alternative and Emergency untuk menentukan strategi rantai pasok yang paling efektif dan aman demi memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

“PIS terus melakukan pemantauan intensif 24/7 secara real-time terhadap seluruh posisi armada, kru dan pekerja. Kami juga menjalin koordinasi erat dengan otoritas maritim dan pihak berwenang setempat guna memastikan keamanan serta keselamatan seluruh kru kapal dan muatan yang dibawa,” ujar Vega.(red)

Redaksi 13 Maret 2026 13 Maret 2026
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Akhirnya KPK Tahan Eks Menag Yaqut
Next Article MBG di SD N 005 Langgini Diduga Tidak Sampai Rp.10.000, Label Harga Tidak Ada
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

BPK : 161,73 M Dana Haji 2025 Salah Sasaran, 4.760 Jemaah Tak Berhak

2 Mei 2026
Nasional

Komisi V DPR Setuju Potongan Tarif Ojol di Bawah 10%

2 Mei 2026
Nasional

Trump Ngamuk ke Negara Eropa

2 Mei 2026
Nasional

Dasco : UU Ketenagakerjaan Baru Ditarget Rampung Akhir 2026

1 Mei 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?