KAMPAR, Juangsumatera.com – Sudah 2 bulan lebih kelangkaan minyak Solar subsidi di daerah Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Antrian panjang mobil dump truk, bus dan mobil pribadi di seluruh SPBU disaat minyak Solar ada di SPBU.
Mobil milik masyarakat harus berebut antri dengan mobil pelangsir minyak Solar di SPBU. Sejumlah mobil pelangsir yang terdiri – dari mobil dump truk dan mobil pribadi menjelma sebagai mesin sedot di SPBU.
Salah seorang warga Bangkinang Kota yang tidak mau disebut namanya kepada Juangsumatera, Rabu (16/9/2026) dengan tegas mengatakan, kita sebagai masyarakat harus berebut antri dengan para pelangsir minyak Solar subsidi di SPBU.
Kelangkaan minyak Solar subsidi di daerah Kabupaten Kampar semakin parah kondisi nya. Antrian panjang mobil dump truk, bus dan mobil pribadi di semua SPBU di Kampar disaat minyak Solar subsidi sudah masuk SPBU, terang nya.
“Kita daerah minyak, tapi masyarakat nya kesulitan untuk membeli minyak Solar subsidi. Kita heran juga, masyarakat kesulitan untuk mendapatkan minyak Solar dan Pemerintah Daerah nya diam seribu bahasa,” seru nya.
Pernyataan tegas juga datang dari warga Tapung, Dedi dan ia mengatakan, Bupati, Gubernur dan anggota DPRD diam melihat kondisi masyarakat nya kesulitan untuk membeli minyak Solar subsidi.
“Seolah – olah Gubernur, Bupati dan para anggota DPRD menerima kenyataan sulit warga nya dalam kondisi kelangkaan minyak Solar subsidi di daerah,” kata Dedi. (tim)


