KAMPAR, Juangsumatera.com – Semenjak beberapa hari terakhir ini kondisi disejumlah SPBU di wilayah Kabupaten Kampar Provinsi Riau tidak ada lagi antrian panjang mobil dump truk dan mobil pribadi untuk mengisi minyak solar subsidi.
Menurut pantauan Juangsumatera.com, Selasa (27/10) 2026) mulai dari Bangkinang Kota sampai batas kota Pekanbaru, SPBU Kota Bangkinang pada pagi hari minyak solar tidak ada karena sudah habis. Di SPBU Air Tiris, SPBU Kampa, SPBU Sungai Pinang, SPBU Kualu dan SPBU Rimbo Panjang dan semua SPBU tersebut tidak terjadi lagi antrian panjang mobil dump truk dan mobil pribadi.
Salah seorang Kampar, Andi mengatakan, beberapa hari terakhir ini hampir seluruh SPBU di wilayah Kabupaten Kampar tidak terjadi antrian panjang mobil dump truk dan mobil pribadi untuk mengisi minyak solar subsidi.

Diterangkan lebih lanjut oleh Andi, para pelangsir dan mafia minyak solar subsidi di Kabupaten Kampar sudah mulai takut ditangkap Polisi. Sekarang ini mereka (para pelangsir/mafia minyak solar) mulai menghilang sehingga disejumlah SPBU tidak terjadi lagi antrian panjang.
“Para pelangsir dan mafia minyak solar subsidi sekarang ini mulai tiarap dan mengurangi aktifitas melangsir minyak solar subsidi dari SPBU. Mungkin mereka sebagian takut ditangkap oleh Polisi,” kata Andi.
Untuk kedepan nya kita berharap kepada Polres Kampar dan Polda Riau harus gencar lagi melakukan penindakan hukum kepada para mafia minyak solar subsidi.
Memang kita akui pihak Polda Riau telah melakukan penggerebekan gudang minyak di wilayah Kampar dan begitu juga Polres Kampar juga telah penggerebekan solar subsidi di Kampar, terang Andi.
Salah seorang supir minibus yang tidak mau disebut namanya mengatakan, beberapa hari terakhir ini kita mengisi minyak solar subsidi di beberapa SPBU di Kampar tidak ada lagi antrian panjang mobil dump truk dan mobil pribadi di SPBU.
mudah – mudahan kedepan nya seperti ini juga dan tidak ada lagi antrian panjang mobil dump truk dan mobil pribadi utnuk mengisi minyak solar subsidi di SPBU.
“Penegakan hukum sangat diperlukan agar minyak subsidi tepat sasaran dan tidak disalah gunakan untuk alat berat oleh para pelangsir dan mafia minyak solar di wilayah Kampar,” katanya singkat. (tim)


