BEKASI, Juangsumatera.com – Tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban longsoran sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Senin (9/3/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.
Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi tewas dan langsung dievakuasi ke rumah sakit Polri Kramat Jati.
Satu korban teridentifikasi bernama Riki Supiadi, laki-laki berusia 40 tahun dalam kondisi tewas dan dievakuasi menuju RS Polri Kramat Jati,” ujar Desiana dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026) dikutip dari KOMPAS.com.
Dengan ditemukannya Riki yang juga dikenal dengan panggilan Buyung, operasi pencarian korban longsor di TPST Bantargebang dinyatakan selesai.
Dengan ditemukannya seluruh korban dan tidak adanya laporan korban hilang maka operasi SAR dinyatakan ditutup,” kata Desiana. Total ada 13 orang yang menjadi korban dalam peristiwa longsor tersebut.
Dari jumlah itu, enam orang selamat, sementara tujuh orang lainnya meninggal. Data korban diperoleh berdasarkan laporan petugas di lapangan serta keterangan saksi dan keluarga korban.
Keenam korban yang dinyatakan selamat bernama Budiman, Johan, Safifudin, Slamet, Ato, dan Dofir. Sementara tujuh korban yang meninggal dunia adalah, Enda Widayanti (25), pemilik warung, Sumini (60), pemilik warung. Dedi Sutrisno (Karawang), sopir truk, Irwan Supriatin, sopir truk.Hardianto (25) dan Riki Supiadi (40)..
Korban tewas ditemukan tertimbun sampah di area dekat gorong-gorong. Lokasi tersebut diduga merupakan area tempat warga biasa berkumpul. “Dari informasi juga relevan bahwa di situ ada warung, kemungkinan orang sedang berkumpul di sekitar situ,” ujarnya.
Selain mencari korban, tim SAR juga memastikan seluruh kendaraan truk yang sebelumnya dikabarkan tertimbun longsoran sampah telah ditemukan. “Kalau kendaraan semua sudah tidak ada lagi yang tertimbun,” kata Desiana. (red)


