By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Aksi Demo Guncang Bolivia, Menteri-menteri Mundur
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Aksi Demo Guncang Bolivia, Menteri-menteri Mundur

By Redaksi Published 3 Juni 2026
Share
3 Min Read
Gelombang unjuk rasa di Bolivia
SHARE

BOLIVIA, Juangsumatera.com – Sejumlah menteri dalam pemerintahan Bolivia mengundurkan diri pada Selasa (2/6) waktu setempat, setelah aksi demo berlangsung selama berminggu-minggu untuk menuntut Presiden Rodrigo Paz mundur.

Laporan media-media lokal Bolivia, seperti dilansir AFP, Rabu (3/6/2026) dan dikutip dari detiknews menyebut, Menteri Pertahanan Marcelo Salinas dan Menteri Pendidikan Beatriz Garcia mengundurkan diri dari jabatan mereka pada hari yang sama.

Pengunduran diri Salinas dikonfirmasi oleh seorang pejabat Kementerian Pertahanan Bolivia. “Iya, informasi ini telah dikonfirmasi,” kata pejabat yang meminta agar identitasnya dirahasiakan tersebut.

Menurut laporan media lokal Bolivia, Salinas digantikan oleh Ernesto Justiniano, seorang menteri muda yang bertindak sebagai tsar anti-narkoba di negara tersebut. Sedangkan pengunduran diri Garcia telah dikonfirmasi oleh Kementerian Pendidikan secara terpisah.

Pengunduran diri menteri-menteri Bolivia ini merupakan eskalasi terbaru dalam krisis politik yang semakin dalam, yang melumpuhkan kota-kota besar dan mengancam pemerintahan Presiden Paz.

Para pekerja, petani dan guru menuntut langkah-langkah untuk meringankan krisis ekonomi terburuk di Bolivia dalam empat dekade terakhir.

Presiden Paz yang didukung oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, telah memperingatkan bahwa Bolivia berada di “titik kritis”. Namun, pemerintah Bolivia menolak untuk mengesampingkan kemungkinan mendeklarasikan keadaan darurat dan menggunakan militer untuk mengendalikan unjuk rasa.

Menurut data resmi pemerintah Bolivia, sekitar 100 aksi blokade jalan dilaporkan terjadi di berbagai wilayah negara tersebut dan hampir dua kali lipat jumlahnya dibandingkan dua pekan lalu.

Blokade jalan semacam itu telah memicu kekurangan makanan, obat-obatan, dan bahan bakar di area La Paz, yang menjadi pusat pemerintahan, kemudian di El Alto yang berdekatan, dan di beberapa kota lainnya.

Imbas dari situasi tersebut, harga barang-barang kebutuhan pokok di Bolivia pun melonjak. Di sisi lain, pemerintah Bolivia menuduh para demonstran berupaya mengubah tatanan demokrasi dan menyatakan bahwa mantan Presiden Evo Morales yang memimpin unjuk rasa yang marak.

Morales, yang berkuasa tahun 2006 hingga tahun 2019, saat ini berada dalam persembunyian, ketika menghadapi tuduhan

Morales, yang berkuasa tahun 2006 hingga tahun 2019, saat ini berada dalam persembunyian, ketika menghadapi tuduhan perdagangan remaja perempuan yang diduga memiliki anak dengannya.

Saat berbicara kepada AFP baru-baru ini, Morales menyebut rakyat Bolivia marah karena Presiden Paz mengawasi “pemerintahan yang sepenuhnya tunduk” kepada AS. “Saya sangat yakin pemberontakan ini menentang model neo-liberal dan negara neo-kolonial,” sebutnya. (nvc/ita/red)

Redaksi 3 Juni 2026 3 Juni 2026
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article KPK Tangkap Kepala Imigrasi Jakarta Barat Disaat OTT
Next Article Purbaya Pantau Langsung Pengelolaan Kas Negara
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Pemberdayaan Sosial Kemensos Sasar Petani Kakao di NTT

3 Juni 2026
Nasional

Anggota DPR : Lebih Baik BGN Fokus Didalam Negeri

2 Juni 2026
Nasional

BGN Akan Tutup Dapur MBG yang Tak Beli Telur Dari Peternak

2 Juni 2026
Nasional

Momen Hangat di Hari Pancasila: Megawati Gandeng Tangan Presiden Prabowo

2 Juni 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?