By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Iran Ultimatum ke AD dan Israel, Awas Satu Dunia Bisa Kena
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Iran Ultimatum ke AD dan Israel, Awas Satu Dunia Bisa Kena

By Redaksi Published 10 Maret 2026
Share
5 Min Read
Rudal Iran
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengeluarkan ancaman keras untuk memblokade total pengiriman minyak di kawasan Selat Hormuz.

Langkah ini memicu reaksi berantai dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang bersumpah akan meluncurkan serangan balasan yang jauh lebih menghancurkan jika ekspor energi global terganggu.

Dalam laporan Reuters, Juru bicara IRGC melalui media pemerintah menegaskan bahwa pihaknyalah yang memegang kendali penuh atas durasi konflik yang sedang berlangsung saat ini, termasuk keputusan terkait transir di Selat Hormuz, yang menjadi urat nadi perdagangan migas dunia.

“Kami adalah pihak yang akan menentukan akhir dari perang ini,” tegas juru bicara tersebut, Selasa (10/3/2026) dikutip dari CNBC Indonesia.

Ketegangan ini bermula ketika IRGC menegaskan bahwa mereka tidak akan membiarkan satu tetes minyak pun keluar dari Timur Tengah selama serangan dari Amerika Serikat dan Israel terus berlanjut ke wilayah mereka.

Pernyataan ini muncul di tengah kekhawatiran pasar keuangan global terhadap pengangkatan Pemimpin Tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, yang dianggap sebagai sinyal bahwa Teheran tidak akan mundur dalam waktu dekat.

Merespons gertakan Teheran, Donald Trump langsung mengeluarkan peringatan keras melalui sebuah konferensi pers pada Senin waktu setempat. Trump menyatakan bahwa militer AS telah memberikan kerusakan serius pada kekuatan tempur Iran dan memprediksi perang ini akan berakhir lebih cepat dari jadwal empat minggu yang ia tetapkan sebelumnya.

Trump memperingatkan bahwa intensitas serangan AS akan meningkat secara drastis jika Iran nekat mengganggu lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz, jalur yang melayani seperlima pasokan minyak dunia.

“Kami akan memukul mereka dengan sangat keras sehingga tidak mungkin bagi mereka atau siapa pun yang membantu mereka untuk dapat memulihkan bagian dunia itu lagi,” ujar Trump dengan nada mengancam.

Tak berhenti di situ, Trump kembali mempertegas ancamannya melalui sebuah unggahan di platform Truth Social. Ia merinci skala serangan yang akan dihadapi Iran jika jalur logistik energi internasional tersebut benar-benar ditutup.

“Jika Iran melakukan apa pun yang menghentikan aliran minyak di Selat Hormuz, mereka akan dihantam oleh Amerika Serikat 20 kali lebih keras daripada yang telah mereka terima sejauh ini,” tulis Trump dalam unggahannya.

Saat ini, kondisi di lapangan dilaporkan kian mencekam setelah sebuah kilang minyak di Teheran terkena serangan hingga menyebabkan kepulan asap hitam menyelimuti ibu kota Iran tersebut.

Eskalasi ini terjadi bersamaan dengan pengumuman dari militer Israel yang meluncurkan serangan baru ke wilayah tengah Iran serta Beirut, Lebanon, sebagai balasan atas serangan lintas batas dari milisi Hizbullah.

Di sisi lain, jumlah korban jiwa terus berjatuhan sejak serangan udara dan rudal besar-besaran diluncurkan oleh AS dan Israel pada akhir Februari lalu. Duta Besar Iran untuk PBB mengungkapkan skala kehancuran yang dialami warga sipil akibat rentetan serangan tersebut.

“Setidaknya 1.332 warga sipil Iran telah terbunuh dan ribuan lainnya luka-luka sejak AS dan Israel meluncurkan rentetan serangan udara dan rudal di seluruh Iran,” lapor duta besar tersebut.

Dampak perang ini telah melumpuhkan Selat Hormuz secara efektif, membuat kapal-kapal tanker tidak dapat berlayar selama lebih dari sepekan dan memaksa produsen menghentikan pemompaan karena fasilitas penyimpanan yang penuh.

Hal ini sempat membuat harga minyak mentah Brent melonjak hingga 29% pada Senin ke level tertinggi sejak 2022, sebelum akhirnya turun 10% pada Selasa setelah adanya sinyal pelonggaran sanksi energi terhadap Rusia oleh Trump untuk menstabilkan pasokan.

Kondisi domestik AS juga mulai bergejolak akibat kenaikan harga bahan bakar yang menjadi isu sensitif menjelang pemilihan paruh waktu November mendatang. Berdasarkan jajak pendapat Reuters/Ipsos, mayoritas warga Amerika meragukan urgensi perang ini dan mencemaskan pembengkakan biaya hidup mereka.

“Sebanyak 67% warga Amerika memperkirakan harga gas akan naik dalam beberapa bulan mendatang, dan hanya 29% yang menyetujui perang ini,” tulis laporan hasil jajak pendapat tersebut.

Hingga saat ini, situasi di Timur Tengah masih sangat volatil dengan pergerakan pasar saham global yang naik-turun tajam mengikuti perkembangan di medan tempur. Sementara itu, dunia kini menanti apakah ancaman blokade minyak Iran akan benar-benar terjadi, yang berisiko memicu respons militer berskala besar dari Washington. (tps/luc/red)

Redaksi 10 Maret 2026 10 Maret 2026
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Ditlantas Polda Riau Gelar Sosialisasi Pra Ops Ketupat dan Berbagi Takjil di Tol
Next Article Pemkab Kampar Matangkan Persiapan Pelaksanaan Malam Takbiran
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Mualem Desak DPR Sahkan Revisi UU Pemerintah Aceh

17 April 2026
Nasional

Situasi Memanas! Iran Ancam Blokir Tiga Jalur Laut Strategis

17 April 2026
Nasional

Andre Rosiade Raih Penghargaan KWP Awards 2026

17 April 2026
Nasional

Netanyahu Akan Dialog dengan Presiden Lebanon

16 April 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?