JAKARTA, Juangsumatera.com – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin bertemu dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al-Amoudi. Pertemuan itu berlangsung setelah Gus Kikin untuk pertama kalinya berkantor di PBNU.
Gus Kikin mengatakan pertemuan tersebut berlangsung setelah dirinya berkomunikasi dengan Faisal Abdullah. Keduanya juga telah lama saling mengenal.
“Ini pertemuan yang kebetulan saya juga ada di Jakarta, ini hari pertama saya masuk di kantor PBNU tadi pagi. Kemudian kita berkomunikasi dan saya diundang, dan memang sudah lama kami kenal, dan ini hubungan yang sudah cukup lama,” kata Gus Kikin usai pertemuan di kediaman Duta Besar Arab Saudi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2026) dikutip dari detikcom.
Gus Kikin menyebut NU terbuka terhadap peluang kerja sama dengan Arab Saudi. Dia mengatakan hubungan antara NU dan Arab Saudi selama ini telah terjalin dengan baik.
“NU itu selalu terbuka untuk kerja sama, Saudi juga. Mungkin nanti yang lain juga, tetapi hubungan yang sudah baik dengan Saudi ini akan kita tingkatkan juga,” tuturnya.
Dia mengatakan belum ada pembahasan khusus dalam pertemuan tersebut. Menurutnya, pembahasan terkait bentuk kerja sama akan dilakukan dalam pertemuan selanjutnya.
“Kalau hari ini tidak ada pembahasan yang khusus. Jadi pembahasan-pembahasan nanti ke depan apa yang kita lakukan, nanti barangkali ada langkah-langkah berikutnya lagi,” tambahnya.
Sementara itu, Faisal Abdullah menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU yang baru. Dia juga mendoakan agar Gus Kikin sukses menjalankan kepemimpinannya.
“Sudah barang tentu ini adalah ucapan selamat kepada Ketua Umum PBNU yang baru, yang mana kami punya hubungan yang sangat baik, sangat bagus,” ucap Faisal Abdullah.
Faisal Abdullah mengatakan hubungan Arab Saudi dengan seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Indonesia terjalin dengan baik. Dia secara khusus menyebut hubungan Arab Saudi dengan NU juga sangat baik.
“Hubungan kami dengan semua ormas Islam di Republik Indonesia bagus, termasuk yang bagus sekali juga dengan Nahdlatul Ulama,” sebutnya.(Red)


