By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: BRIN Punya Cara Baru Agar Pantura Tak Lenyap Ditelan Laut
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

BRIN Punya Cara Baru Agar Pantura Tak Lenyap Ditelan Laut

By Redaksi Published 8 November 2026
Share
3 Min Read
Genangan air banjir rob
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah mengembangkan material beton inovatif untuk infrastruktur pesisir. Langkah ini menjadi bagian dari upaya riset agar kawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah tidak tenggelam.

Mengutip laman BRIN, Minggu (8/11/2026) dan dilansir dari CNBC Indonesia, material beton tersebut berbasis abu terbang (fly ash) dan abu dasar (bottom ash) atau dikenal sebagai FABA. Pengembangan teknologi pelindung pesisir ini dibahas dalam webinar nasional pada Jumat (30/10) untuk menghadapi abrasi dan banjir rob.

Kepala Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika (PRTH) BRIN Teguh Muttaqie menjelaskan, setiap wilayah Pantura memiliki karakteristik yang berbeda. Penanganannya jelas membutuhkan pendekatan terintegrasi yang mempertimbangkan berbagai aspek mulai dari teknis, ekonomi, hingga lingkungan.

“Kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan solusi dari setiap permasalahan, baik dari segi tekno-ekonomi hingga dampak terhadap lingkungan hidup di sekitar Pantura,” paparnya.

Salah satu teknologi yang sedang dikaji secara mendalam untuk perlindungan pesisir adalah tanggul laut raksasa atau giant sea wall. Pengembangannya dipastikan akan melibatkan kolaborasi erat antara lembaga riset, industri, dan pemerintah daerah.

Kepala Organisasi Riset Energi dan Manufaktur BRIN Cuk Supriyadi Ali Nandar turut menekankan pentingnya riset kolaboratif lintas sektor ini. Implementasi tanggul laut raksasa tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan melihat kesiapan wilayah percontohan. “PRTH mendorong riset untuk menjawab permasalahan Pantura dengan solusi konkret,” tuturnya.

Desa Timbulsloko di Demak kini telah disiapkan secara khusus sebagai laboratorium hidup untuk menguji coba teknologi ini. Kepala Desa Timbulsloko H. Nadhiri mengungkap permukiman dan infrastruktur desanya selama ini memang kerap rusak akibat terendam air laut.

Perekayasa Ahli Muda PRTH BRIN Ridwan Budi Prasetyo menyebut fondasi beton antikorosi adaptif pesisir ini memanfaatkan FABA dari limbah batu bara. Material tersebut diketahui memiliki kekuatan mekanik yang sangat tinggi dengan umur layanan mencapai 20 hingga 25 tahun.

Inisiatif BRIN ini mendapat dukungan penuh dari Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ). Deputi Bidang Pengelolaan Wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur BOPPJ Agus Adriyanto menegaskan tanggul laut raksasa adalah solusi terpadu untuk melindungi aset nasional.

Dari sisi industri, inovasi ini juga mendapat sambutan baik dari PT PLN (Persero) UIT TJB melalui MAN K3 Nandi Hidayat. Pemanfaatan limbah batu bara menjadi material beton geopolimer ini menjadi bentuk nyata penerapan ekonomi sirkular dalam infrastruktur pesisir. (tps/wur/red)

Redaksi 8 November 2026 8 November 2026
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Kekuasaan Panjang Netanyahu Berakhir
Next Article KPK Dalami Perpanjangan HGB di Kementerian ATR/BPN
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Kekuasaan Panjang Netanyahu Berakhir

8 November 2026
Nasional

Membangun Kembali Gerakan Buruh Perkebunan

7 November 2026
Nasional

Said Iqbal Mengaku Jadi Korban Sadap Listyo Sigit Prabowo

7 November 2026
Nasional

Polri dan Imigrasi Luncurkan I-GHAS 24/7, Perketat Pengawasan Buronan Internasional

7 November 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?