By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Polisi Perkuat Teknologi Hingga Rekayasa Tata Air untuk Atasi Karhutla
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Hukrim

Polisi Perkuat Teknologi Hingga Rekayasa Tata Air untuk Atasi Karhutla

By Redaksi Published 12 September 2026
Share
3 Min Read
Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com – Polri memaksimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan sejumlah aspek, yakni gabungan kekuatan personel, pemanfaatan teknologi, pengerahan kendaraan khusus dan peralatan pemadaman, hingga metode rekayasa tata air gambut.

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mengatakan masalah karhutla adalah masalah bersama yang membutuhkan upaya maksimal dalam penanganannya. “Usaha maksimal wajib dilaksanakan. Karena ini merupakan tanggung jawab bersama,” tegas Komjen Dedi dalam keterangannya, Sabtu (12/9/2026) dikutip dari detiknews

Ia memeriksa berbagai sarana dan inovasi yang digunakan untuk menjangkau titik kebakaran yang sulit diakses, serta mempercepat pemadaman.

“Berdasarkan kondisi objektif ini, tadi Pak Kapolda (Kapolda Kalteng Iwan Setiawan) menyampaikan memang karena di bulan Agustus-September ini kita sudah masuk El Nino yang sangat kuat. Tingkat kekeringannya juga sudah mendekati tingkat kekeringan ekstrem,” kata Komjen Dedi.

Di lokasi, Komjen Dedi melihat pengerahan 12 kendaraan double cabin dengan tangki, 14 sepeda motor modifikasi, serta satu ATV untuk menjangkau medan sulit. Ada juga drone thermal yang dapat membantu mendeteksi sumber panas, terutama ketika titik api sulit terlihat secara kasatmata akibat asap.

Untuk menjaga keselamatan personel yang menjangkau titik api, terdapat juga 40 pakaian antipanas, 50 pasang sepatu antipanas, 50 pasang sarung tangan antipanas, 200 pasang boot, 63 tabung oksigen 6,7 kilogram, 187 tabung oksigen 2 kilogram, 25 set masker dan tabung oksigen, 400 masker asap, 50 senter jarak jauh dan 150 headlamp.

Komjen Dedi mengatakan kondisi muka air gambut yang ideal berada sekitar 40 sentimeter. Sementara di sejumlah wilayah Kalteng mencapai sekitar 120 sentimeter.

Oleh sebab itu dia menyampaikan strategi dilakukan melalui penyekatan kanal, pengisian kembali air, sumur bor, embung dan pembukaan akses agar wilayah rawan dapat ditangani lebih cepat. Saat ini terdapat 220 sumur bor dan 104 embung air yang menjadi bagian dari infrastruktur mitigasi karhutla.

Strategi tersebut menjadi penting karena Kalteng menghadapi tekanan kebakaran yang tinggi. Data terbaru menunjukkan 107.309 hotspot, 2.819 firespot, dan 9.228,04 hektare lahan terbakar, dengan konsentrasi kebakaran tertinggi berada di Kotawaringin Timur.

Kondisi udara juga menjadi perhatian. AQI Palangka Raya mencapai 3.242 atau berada pada kategori ‘Sangat Berbahaya’, sehingga penanganan karhutla harus dilakukan secara cepat sekaligus melindungi personel dan masyarakat dari dampak asap. (aud/zap/red)

Redaksi 12 September 2026 12 September 2026
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Di Negeri Minyak Terjadi Kelangkaan Minyak
Next Article Irma Chaniago Angkat Bicara Terkait 352 Siswa Keracunan MBG di NTB
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Hukrim

Hakim : Asal-usul Emas 74 Kg dalam Perkara Febrie Harus Diuji

26 Oktober 2026
Hukrim

Dwi Bagus Ditangkap, Diduga Bunuh Istri Siri dan Anaknya di Madiun

26 Oktober 2026
Hukrim

Kapal Pengangkut 1 Ton Narkoba Terdaftar Milik Perusahaan Malaysia

23 Oktober 2026
HukrimRiau

Jaksa vs Nurman Herin yang Mengaku Dibohongi di Kasus Febrie

22 Oktober 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?