By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: ​Bupati Muara Enim Terjaring OTT KPK, Diduga Terima Suap Proyek Pendidikan
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Hukrim

​Bupati Muara Enim Terjaring OTT KPK, Diduga Terima Suap Proyek Pendidikan

By Redaksi Published 9 Juni 2026
Share
2 Min Read
Foto: Gedung KPK
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap konstruksi perkara yang menjerat Bupati Muara Enim, Edison, dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Sumatera Selatan. Edison diduga menerima suap terkait proyek pengadaan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Muara Enim.

​”Dalam perkara ini, dugaan penerimaan oleh Bupati terkait dengan pengadaan-pengadaan di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Selasa (9/6/2026) dikutip dari detiknews.

​KPK telah melakukan gelar perkara (ekspose) dan memutuskan untuk menaikkan status kasus ini ke tahap penyidikan. Pihak lembaga antirasuah tersebut juga akan segera mengumumkan para tersangka.

​”Berdasarkan kecukupan bukti permulaan yang diperoleh, diputuskan perkara ini naik ke tahap penyidikan, untuk kemudian menetapkan para pihak sebagai tersangkanya,” lanjut Budi.

​Dalam operasi senyap ini, tim KPK mengamankan total 10 orang. Selain Bupati Edison, lima orang lainnya berasal dari unsur Pemkab Muara Enim, sementara lima sisanya merupakan pihak swasta. Uang tunai senilai ratusan juta rupiah yang diduga sebagai pemulus transaksi turut disita sebagai barang bukti.

​”Untuk barang bukti, sejauh ini terinformasi ada uang tunai senilai ratusan juta rupiah,” jelas Budi di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

​Saat ini, para pihak yang terjaring OTT masih berstatus sebagai terperiksa. KPK memiliki waktu 1×24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum mereka.(Red)

Redaksi 9 Juni 2026 9 Juni 2026
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article KPK Juga Akan Usut Kasus MBG
Next Article Banyak Timses Jadi Honorer, DPR Minta Kemendagri Perketat Pengawasan
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Hukrim

KPK Juga Akan Usut Kasus MBG

8 Juni 2026
Hukrim

Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

8 Juni 2026
Hukrim

300 Perusahaan Sawit Dilaporkan ke Polisi Oleh Menteri Pertanian

8 Juni 2026
Hukrim

Mahfud MD Dukung Pengungkapan Korupsi BGN

6 Juni 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?