By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Warga RI Makin Doyan Pakai Paylater, Macet Banyak
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Keuangan

Warga RI Makin Doyan Pakai Paylater, Macet Banyak

By Redaksi Published 29 April 2026
Share
2 Min Read
Photo ilustrasi
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com – PT Pefindo Biro Kredit (IdScore) mencatat pertumbuhan signifikan pada transaksi layanan Buy Now Pay Later (BNPL) atau PayLater. Namun di balik lonjakan tersebut, risiko kredit macet juga terpantau meningkat seiring ekspansi penggunaan layanan ini.

IdScore mencatat pertumbuhan PayLater sebesar 86,7% secara tahunan (year-on-year/yoy), menjadi Rp 56,3 triliun hingga akhir Februari 2026. Pertumbuhan ini disebut naik melebihi angka kredit konsumtif konvensional.

Akam tetapi, rasio kredit macet (non-performing loan/NPL) PayLater masih tercatat tinggi di atas 5% pada periode yang sama. Adapun pertumbuhan layanan PayLeter paling tinggi dari industri peer-to-peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar), yakni sebesar 153,49% yoy dengan outstanding sebesar Rp 16,9 triliun.

Di posisi kedua, pertumbuhan PayLater dari bank digital sebesar 37,12% yoy dengan outstanding sebesar Rp 16,2 triliun. Kemudian untuk bank umum mencatat pertumbuhan PayLater sebesar 6,81% yoy dengan outstanding sebesar Rp 18,9 triliun.

Jadi growth-nya mereka itu 153% (pindar). Jaman saya waktu saya masih aktif di P2P, itu angkanya sekitar setengahnya itu. Sekarang growth-nya sudah segitu, luar biasa banget. Dua kali lipat,” jelas Direktur Utama Pefindo Biro Kredit, Tan Glant Saputrahadi, dalam acara media gathering di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (28/4/2026) dikutip dari detiknews.

Kemudian berdasarkan geografi wilayah, pengguna PayLater masih terpusat di Pulau Jawa. Sementara dari demografi usia, pengguna layanan ini banyak digemari oleh generasi milenial sebesar 44,89% dan gen z sebesar 43,81%. “Jadi kalau untuk distribusi PayLater, tetap terbesar itu ada di Jawa Barat,” tuturnya

Glant menambahkan, sebaran NPL tertinggi untuk layanan PayLater berada di Aceh, yakni sebesar 14,53%. Di posisi selanjutnya Maluku Utara sebesar 7,34%, Papua Barat sebesar 7,21%, Maluku 6,40%, dan Sulawesi Utara sebesar 6,21%.

“Risikonya masih paling tinggi, mohon maaf, paling tinggi di Aceh, NPL-nya 14,5%,” jelasnya. (ahi/hns)red)

Redaksi 29 April 2026 29 April 2026
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Sidang Perdana Hari Ini, Tentara Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Keuangan

OJK Panggil Indosaku Usai Kasus DC Pinjol

28 April 2026
Keuangan

Purbaya Akan Beri Insentif Kepada Pasar Modal

28 April 2026
Keuangan

Toba Pulp PHK Karyawan Usai Izin Dicabut

26 April 2026
Keuangan

Pajak Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

25 April 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?