KAMPAR Juangsumatera.com- Sekitar 150 orang warga Desa Batu Langkah Kecil Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar menggelar aksi demo di kantor Camat Kuok, Selasa siang (30/1).
Aksi demo tersebut terkait permasalahan warga di 2 RT di Desa Batu Langkah Kecil, terkait akses keluar masuk diportal oleh pihak PT Seru Manunggal Jaya yang bergerak dalam perkebunan sawit.

Sebanyak 70 Kepala Keluarga (KK) di 2 RT tersebut akses jalan nya di portal oleh pihak perusahaan. Masyarakat susah untuk keluar masuk dan permasalahan tersebut sudah lama terjadi.
Kepala Desa Batu Langka Kecil Khairul Amri kepada wartawan dikantor Camat Kuok setelah aksi demo mengatakan, masyarakat demo dikantor Camat Kuok sebanyak lebih kurang 150 orang dan masyarakat menuntut agar portal yang dipasang oleh PT Seru Manunggal Jaya dibuka.

Diterangkan lebih lanjut oleh Kades, masyarakat juga menuntut agar pihak perusahaan membongkar habis pagar yang ada di pemukiman warga, memberikan akses jalan di setiap kebun masyarakat dan tempat pengumpulan hasil panen masyarakat.
Masyarakat juga meminta kepada perusahaan, untuk pembebasan akses jalan jalan untuk masyarakat sampai kelahan kelompok tani. Masyarakat juga meminta untuk menghilangkan pungutan kepada masyarakat yang melewati jalan perkebunan.

Camat Kuok Hadinur kepada wartawan mengatakan, kami hanya mediasi antara masyarakat dengan pihak pemilik kebun, tetapi pemilik kebun hanya diwakili oleh humasnya.
Diterangkan lebih lanjut oleh Camat Kuok, kami hanya menghubungkan permintaan masyarakat kepada pihak kebun. Apa – apa yang menjadi permintaan masyarakat kita sampaikan kepada pihak kebun.
“Pihak kebun juga menyampaikan, bahwa mereka juga punya SOP dan juga mengamankan aset mereka,” terang Camat Kuok.
Dalam pertemuan tersebut, kita memberikan waktu kepada perusahaan 2 x 24 jam untuk memenuhi semua permintaan masyarakat. Kalau tidak dikabulkan permintaan masyarakat oleh pihak kebun dan kita akan laporkan kepada pimpinan, terang Camat.
Danramil 01 Bangkinang Yuhardi mengatakan, kami peduli dan tanggap dengan apa yang terjadi, kami Danramil hadir bersama untuk menerima masyarakat yang demo.
Hal tersebut dalam rangka jangan terjadi persoalan menjelang Pemilu, terang Yuhardi dengan singkat. (Tim)


