By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Rerie: Batujaya Jadi Bukti Peradaban Toleran Nusantara
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Rerie: Batujaya Jadi Bukti Peradaban Toleran Nusantara

By Redaksi Published 13 Juni 2026
Share
3 Min Read
Foto: MPR RI
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com – Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan bahwa Situs Batujaya di Karawang, Jawa Barat, bukan sekadar kawasan peninggalan purbakala, melainkan bukti bahwa Indonesia telah memiliki peradaban dengan nilai-nilai luhur sejak berabad-abad silam.

“Batujaya bukan sekadar situs. Ia adalah saksi bagaimana masyarakat pada masa lalu hidup berdampingan dalam keberagaman,” ujar perempuan yang akrab disapa Rerie itu dalam keterangan tertulis, Sabtu (13/6/2026) dikutip dari detiknews.

Rerie menjelaskan, kompleks percandian Buddha di Batujaya diperkirakan berasal dari abad ke-5, lebih tua dibandingkan Candi Borobudur yang dibangun pada abad ke-8. Pada periode yang sama, kerajaan-kerajaan bercorak Hindu juga mulai berkembang di Nusantara.

Menurutnya, keberadaan kedua agama tersebut menunjukkan bahwa nilai toleransi telah hidup dan mengakar dalam kehidupan masyarakat sejak lama.

“Di sinilah kita belajar bahwa nilai toleransi sudah tumbuh dan berakar sejak berabad-abad lalu di Nusantara,” katanya.

Rerie menambahkan, Empat Pilar Kebangsaan—Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—lahir dari perjalanan panjang sejarah bangsa, bukan muncul tanpa dasar.

“Berbagai pemikiran besar bertemu dan membentuk kita menjadi satu bangsa. Peninggalan bersejarah di Batujaya merupakan bagian penting dari perjalanan sejarah tersebut,” tegasnya.

Anggota Komisi X DPR RI itu juga mengingatkan pentingnya memahami sejarah dan budaya sebagai fondasi karakter bangsa. Tanpa pemahaman terhadap nilai-nilai sejarah, menurutnya, bangsa Indonesia berisiko kehilangan arah dan tercerabut dari akar budayanya.

Dalam kesempatan tersebut, Rerie memberikan apresiasi kepada para mahasiswa Arkeologi Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) yang tengah melakukan ekskavasi di Situs Batujaya.

Ia menilai kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga ingatan kolektif bangsa melalui penggalian dan pelestarian warisan sejarah yang sarat nilai.

Di era digital, Rerie juga menyoroti tantangan munculnya pseudo-arkeologi atau narasi sejarah yang tidak didukung kajian ilmiah. Karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga dan meluruskan pemahaman sejarah bangsa.

“Tugas kita bersama adalah memahami dan menunjukkan bahwa warisan budaya seperti Situs Batujaya merupakan bagian penting dari sejarah peradaban bangsa yang mengandung nilai-nilai luhur untuk membangun karakter generasi penerus,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Rerie dalam Forum Diskusi Aktual Berbangsa dan Bernegara MPR RI bertema ‘Batujaya: Warisan Peradaban dan Identitas Bangsa’ yang digelar di kawasan Situs Percandian Batujaya, Karawang, Jumat (12/6/2026).

Kegiatan yang diikuti 90 mahasiswa Program Studi Arkeologi FIB UI itu menjadi bagian dari pembelajaran lapangan mengenai arkeologi, sejarah, kebudayaan, dan pelestarian warisan bangsa.(Red)

Redaksi 13 Juni 2026 13 Juni 2026
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Elon Musk Jadi Triliuner Pertama Dunia, Miliki Kekayaan Rp 17.860 Triliun
Next Article Polda Riau Ajak Masyarakat Cegah Karhutla dan Jaga Kelestarian Lingkungan
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Iran Sepakat Akhiri Perang, Finalisasi Draf Perjanjian Damai dengan AS

13 Juni 2026
Nasional

BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp 6 Juta per Hari

12 Juni 2026
Nasional

Polisi Kerahkan Intel Alihkan Demo Mahasiswa

12 Juni 2026
Nasional

Dua Demo di Jakarta Hari Ini, Pengendara Diminta Hindari Lokasi Demo

12 Juni 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?