By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Pabrik Mobil Raksasa Jerman Mau Tutup, Sebut Situasi Buruk
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Pabrik Mobil Raksasa Jerman Mau Tutup, Sebut Situasi Buruk

By Redaksi Published 4 September 2024
Share
2 Min Read
Foto: REUTERS/Fabian Bimmer
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com – Pabrikan mobil Jerman, Volkswagen, memperingatkan bahwa mereka mungkin akan melakukan penutupan pabrik di negara itu. Situasi disebut sangat genting sehingga kemungkinan langkah-langkah efisiensi perlu dilakukan untuk “mempersiapkan masa depan” perusahaan perlu dilakukan.

“Industri otomotif Eropa berada dalam situasi yang sangat menuntut dan serius,” kata CEO Volkswagen Group Oliver Blume dalam sebuah pernyataan tertulis, dikutip CNBC International, Selasa (3/9/2024) dan dilansir dari CNBC Indonesia.

Lingkungan ekonomi menjadi lebih sulit, dan pesaing baru memasuki pasar Eropa. Selain itu, Jerman khususnya sebagai lokasi manufaktur semakin tertinggal dalam hal daya saing,” tegasnya.

Akibatnya, ia mengatakan perusahaan sekarang harus bertindak tegas. Volkswagen mengatakan bahwa merek-merek dalam perusahaan tersebut perlu menjalani “restrukturisasi menyeluruh”.

Menurutnya situasi saat ini mengindikasikan bahwa penutupan pabrik di lokasi produksi kendaraan dan komponen bisa dilakukan. Ini, ujarnya, tidak dapat lagi dikesampingkan.

“Situasinya sangat menegangkan dan tidak dapat diselesaikan melalui langkah-langkah pemotongan biaya yang sederhana,” kata CEO merek VW Thomas Schäfer dalam pernyataan tambahan.

“Itulah sebabnya kami ingin memulai diskusi dengan perwakilan karyawan sesegera mungkin untuk mengeksplorasi kemungkinan restrukturisasi merek yang berkelanjutan,” tambahnya.

Produsen mobil tersebut mengatakan bahwa mereka juga merasa perlu untuk mengakhiri perjanjian perlindungan ketenagakerjaannya. Ini merujuk aturan keamanan kerja yang telah berlaku sejak 1994.

Sementara itu, pengumuman tersebut dikritik tajam oleh serikat pekerja. Serikat industri terkemuka Jerman IG Metall melabeli rencana tersebut sebagai rencana yang “mengguncang fondasi” pembuat mobil tersebut sedangkan Dewan Pekerjaan Umum Volkswagen bersumpah akan melawan.

“Dewan direksi hari ini mengajukan rencana yang tidak bertanggung jawab yang mengguncang fondasi Volkswagen dan menimbulkan ancaman besar bagi lapangan pekerjaan dan lokasi,” kata manajer distrik IG Metall, Thorsten Gröger.

“Langkah ini tidak hanya picik, tetapi juga sangat berbahaya – berisiko menghancurkan jantung Volkswagen,” tambah Gröger.

Sementara itu, Ketua Dewan Pekerjaan Umum Volkswagen Daniela Cavallo, bersumpah bahwa kelompok tersebut akan “melawan dengan keras” usulan dewan tersebut.

“Dewan Manajemen telah gagal. Hasilnya adalah serangan terhadap lapangan pekerjaan, lokasi, dan perjanjian kolektif kami,” kata Cavallo.(sef/sef/tim)

Redaksi 4 September 2024 4 September 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Turki Tangkap Agen Yang Mengelola Uang Untuk Intelijen Israel
Next Article LPPNRI Surati BPKAD Kampar Terkait Mobil Dinas Dikuasai Tidak Berhak Memakai
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Peluang Bea Cukai Untuk Salurkan Baju Impor Ilegal ke Korban Bencana

11 Desember 2025
Nasional

Anwar Usman Dilaporkan ke MKMK, Imbas Putusan UU IKN

10 Desember 2025
Nasional

Purbaya : UU Ciptaker Bikin Kantong Negara Boncos Rp25 T

10 Desember 2025
Nasional

Gerakan Patungan Beli Hutan, Legislator Sebut Sindiran Tajam

10 Desember 2025
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?