By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: CCTV Pantau Letusan Krakatau Rusak
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

CCTV Pantau Letusan Krakatau Rusak

By Redaksi Published 6 September 2026
Share
3 Min Read
Gunung Krakatau
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan bahwa kerusakan perangkat yang berada di dekat kawah Anak Gunung Krakatau dapat mengurangi cakupan pengamatan visual dari titik tertentu, termasuk kamera CCTV.

Kendati demikian, Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Lana Saria, memastikan hal tersebut tidak menghentikan pemantauan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

“Pemantauan yang dilakukan oleh Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi Kementerian ESDM ini dilakukan secara multiparameter, dan tidak hanya bergantung pada satu CCTV atau satu instrumen saja,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Minggu (6/9/2026) dikutip dari CNBC Indonesia.

Ia memaparkan, parameter utama yang tetap digunakan mencakup jaringan seismik, pengamatan visual dari lokasi aman, deformasi serta emisi gas, citra satelit, hingga informasi lapangan.

Menurutnya, redundansi instrumen sangat penting karena peralatan yang ditempatkan di dekat gunung api aktif selalu memiliki risiko terkena lontaran material, paparan abu, cuaca ekstrem, maupun gangguan komunikasi. “Untuk itu, PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM juga melakukan evaluasi kualitas dan kontinuitas data,” imbuhnya.

Lana menegaskan, perbaikan atau penggantian alat akan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi aktivitas dan keselamatan petugas. “Selama aktivitas tinggi, personel tidak akan dikirim memasuki zona berbahaya hanya untuk memperbaiki sistem,” ucapnya.

Selain itu, Lana menjabarkan bahwa tidak setiap erupsi Gunung Anak Krakatau akan memicu tsunami. Tsunami Selat Sunda yang terjadi pada 22 Desember 2018 lalu berkaitan dengan keruntuhan sebagian tubuh gunung api ke laut dalam volume yang besar, bukan semata-mata akibat kolom erupsi.

Ia menekankan bahwa morfologi Gunung Anak Krakatau saat ini berbeda dibandingkan sebelum peristiwa 2018. Sebagian besar tubuh gunung pada sisi tertentu telah runtuh pada 2018, dan kemudian mengalami pertumbuhan serta perubahan morfologi kembali akibat aktivitas erupsi berikutnya.

Berdasarkan pemetaan morfologi terbaru, bentuk dasar tubuh gunung dan kawah utama relatif tidak menunjukkan perubahan signifikan yang jelas dibandingkan pemetaan sebelumnya.

Berdasarkan hasil evaluasi hingga saat ini, pertumbuhan tubuh Gunung Anak Krakatau yang terbentuk kembali pasca erupsi 22 Desember 2018 ini masih relatif kecil, dan tidak berpotensi mengalami keruntuhan dalam skala yang dapat memicu tsunami, sebutnya.

“Meskipun demikian, perkembangan aktivitas dan perubahan morfologi tetap dipantau secara intensif,” tutupnya. (red)

Redaksi 6 September 2026 6 September 2026
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Anggota DPR Minta Penyidik PNS Proaktif Telaah Kasus Keracunan MBG
Next Article Ribuan Orang Saksikan Jet Tempur F-4 Jatuh
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

BNPB : Malaysia Tawarkan Bantuan Pesawat dan  Heli

27 Oktober 2026
Nasional

Menkum : 700 Ribu Badan Usaha Tak Lapor Data Pemilik Manfaat Diblokir

26 Oktober 2026
Nasional

Rakyat Serbia Rayakan Tumbangnya Vucic

26 Oktober 2026
Nasional

Pangkas Gas ke Singapura Tak Akan Ganggu Hubungan Diplomatik

25 Oktober 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?