CILEGON, Juangsumatera.com – Bangkai kapal KMP Batumandi yang terbakar hingga tenggelam di alur masuk Pelabuhan Merak, Cilegon, akan diangkat melalui operasi salvage.
PT ASDP Indonesia Ferry akan berkoordinasi dengan instansi berwenang dan pihak terkait untuk mempersiapkan proses pengangkatan tersebut.
“ASDP akan berkoordinasi dengan instansi berwenang dan pihak terkait untuk mempersiapkan proses pengangkatan kapal melalui operasi salvage,” kata Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry, Windy Andale, dikutip dari detiknews, Kamis (22/10/2026).
KMP Batumandi tenggelam pada Rabu (21/10) sekitar pukul 20.54 WIB, setelah proses pemadaman kebakaran. Beban kapal yang bertambah selama proses tersebut menyebabkan kapal miring hingga akhirnya tenggelam.
Pasca-kejadian, ASDP memasang buoy atau pelampung penanda di sekitar lokasi kapal tenggelam. Pemasangan ini dilakukan untuk memberikan informasi kepada kapal-kapal yang melintas sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan di area tersebut.
“Langkah pengamanan akan dilakukan melalui pemasangan buoy sebagai penanda lokasi kapal sehingga dapat menjadi panduan bagi kapal-kapal yang melintas dan meminimalkan potensi risiko di area tersebut,” ujarnya.
ASDP juga akan segera melakukan langkah pengamanan di sekitar lokasi serta mempersiapkan pengangkatan bangkai kapal dengan berkoordinasi bersama pihak terkait.
Windy mengatakan proses pengangkatan akan mempertimbangkan aspek keselamatan, keamanan, dan kondisi perairan agar pelaksanaannya berjalan terencana serta sesuai prosedur yang berlaku.
“Pelaksanaan proses tersebut akan memperhatikan aspek keselamatan, keamanan, serta kondisi perairan guna memastikan penanganan berjalan secara terencana dan sesuai prosedur yang berlaku,” tuturnya.(Red)


