PEKANBARU, Juangsumatera.com – Provinsi Riau salah satu daerah penghasil minyak bumi di Indonesia. Tapi sayang nya masyarakat kesulitan untuk membeli minyak solar subsidi.
Kesulitan miasyarakat untuk mendapatkan minyak solar karena antrian berjam – jam lamanya di SPBU.
Menurut pantauan Juangsumatera.com, Jum, at sore sampai malam (4/9/2026) dari daerah Kabupaten Pelalalwan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir dan Kabupaten Kampar antrian mobil dump truk dan mobil pribadi disejumlah SPBU sudah sampai kebadan jalan.
Salah seorang supir dumo truk yang membawa sayur, Andi disalah salah SPBU Pelalawan mengatakan, kelangkaan minyak solar subsidi di sejumlah SPBU di Pelalawan terjadi.
“Antrian panjang mobil dump truk dan mobil pribadi di SPBU untuk mendapatkan minyak solar subsidi lama terjadi. Kita harus antri berjam – jam lama nya untuk membeli minyak solar subsidi untuk mobil kita,” ungkap nya.
Daerah kita penghasil minyak, tapi rakyatnya kesulitan untuk membeli minyak solar subsidi. Dibawah minyak diatas kelangkaan minyak, terutama minyak solar, tegas Andi.
Salah seorang warga Indragiri Hulu yang mengaku namanya Rani mengatakan, disini juga kelangkaan minyak solar subsidi. Antrian panjang mobil dump truk dan mobil pribadi untuk mendapatkan minyak solar subsidi.
Mobil pelangsir minyak solar subsidi terlalu banyak di SPBU – SPBU, hal injlah yang membuat antrian panjang mobil di SPBU, terang nya.
Pernyataan tegas juga datang dari warga Kampar yang tidak mau disebut namanya mengatakan, kelangkaan minyak solar subsidi didaerah Kabupaten Kampar salah satu penyebab adalah terlalu banyak pelangsir minyak solar subsidi.
“Pelangsir minyak solar subsidi terlalu banyak dan mereka menjual nya kepada usaha pertambangan dan perkebunan sawit untuk alat berat mereka,” ungkap nya.
Penyelewengan minyak solar subsidi di daerah Kampar oleh mafia minyak dengan leluasanya, hal tersebut diduga kurang nya penegakan hukum, katanya. (red)


