By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Rusia Keluarkan Surat Perintah Penangkapan CEO Telegram
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Rusia Keluarkan Surat Perintah Penangkapan CEO Telegram

By Redaksi Published 29 Juli 2026
Share
2 Min Read
CEO Telegram, Pavel Durov
SHARE

MOSKOW, Juangsumatera.com – Otoritas Rusia merilis surat perintah penangkapan internasional terhadap pendiri dan CEO Telegram Pavel Durov pada Rabu (29/7) waktu setempat. Otoritas Moskow telah mendakwa Durov atas tuduhan keterlibatan dalam terorisme.

Durov yang kelahiran Rusia, seperti dilansir AFP dan Reuters, Rabu (29/7/2026), merupakan seorang pengusaha teknologi terkemuka yang telah bertahun-tahun tinggal di luar negeri, dan diketahui kini memegang paspor Prancis dan Uni Emirat Arab (UEA).

Selama ini, Durov kerap berselisih dengan otoritas Rusia seiring langkah Moskow memperketat kendali atas ruang internet.

Aplikasi pesan Telegram yang diciptakan Durov menjadi salah satu platform komunikasi utama di Rusia. Otoritas Moskow berulang kali berupaya memblokir akses atau menghambat kesuksesan aplikasi tersebut, demi menekan Durov untuk menyerahkan data pengguna atau mendorong warga Rusia beralih ke layanan alternatif yang didukung negara, namun tanpa enkripsi.

“Pemberitahuan pencarian internasional telah dirilis… terhadap pimpinan administrasi Telegram, P Durov,” demikian pernyataan Dinas Keamanan Rusia (FSB), dikutip dari detiknews.

Moskow kerap menargetkan lawan-lawan politiknya dengan tuduhan mendukung “terorisme atau “ekstremisme.

Dalam kasus Durov ini, FSB menuduh Telegram telah digunakan sebagai sarana perekrutan oleh badan keamanan Ukraina untuk memaksa warga Rusia melakukan aksi sabotase. Dakwaan memfasilitasi aktivitas terorisme dijeratkan terhadap Durov karena dia tidak menghapus “informasi terlarang”.

FSB menjelaskan bahwa dakwaan tersebut berkaitan dengan kegagalan Telegram menghapus materi yang digunakan oleh dinas khusus Ukraina dan organisasi teroris dan ekstremis untuk mempersiapkan dan mengkoordinasikan aksi sabotase dan terorisme, pembunuhan massal, dan operasi penipuan siber di wilayah Federasi Rusia.

Belum ada tanggapan langsung dari Durov ataupun pihak Telegram. Durov, yang kini tinggal di Prancis, juga menghadapi masalah hukum lainnya terkait tuduhan penyebaran konten ilegal di Telegram.

Durov yang lahir di Saint Petersburg, kota asal Presiden Vladimir Putin, sebelumnya mendirikan VKontakte, yang dikenal luas sebagai “Facebook-nya Rusia”. Namun dia dipaksa keluar dari perusahaan tersebut saat tekanan otoritas Moskow semakin besar pada pertengahan tahun 2010 lalu, kemudian dia mendirikan Telegram. (nvc/ita/red)

Redaksi 29 Juli 2026 29 Juli 2026
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article KPK Bawa Istri Bupati Pemalang ke Jakarta Usai Diperiksa
Next Article Mobil Dump Truk Pelangsir Minyak Solar Subsidi Terlalu Banyak di Kampar
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Posisi Gibran Sebagai Wapres Seharusnya Gugur

2 November 2026
Nasional

BNPB Minta Kepala Daerah Siaga Hadapi Potensi Banjir dan Longsor

2 November 2026
Nasional

Pesawat Jatuh Tak Jauh Dari Kediaman Trump di Florida, 9 Orang Tewas

2 November 2026
Nasional

Buruh Ngamuk Tuntut Gaji Naik, Puluhan Pabrik Tutup

1 November 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?