KAMPAR, Juangsumatera.com – Kabupaten Kampar Provinsi Riau salah satu daerah penghasil minyak bumi. Dibawah minyak diatas terjadi kelangkaan minyak.
Kelangkaan minyak Solar subsidi di daerah Kabupaten Kampar sudah lebih 1 bulan terjadi. Antrian panjang mobil dump truk dan mobil – mobil pribadi hampir di seluruh SPBU didaerah Kabupaten Kampar.
Masyarakat kecewa dengan kondisi kelangkaan minyak Solar subsidi di daerah Kabupaten Kampar, karena Kampar daerah penghasil minyak terjadi kelangkaan minyak.
Salah seorang warga Kampar, Dedi kepada Juangsumatera.com, Senin (27/7/2026) dengan tegas mengatakan, kita sebagai masyarakat sangat dirugikan dengan kondisi kelangkaan minyak Solar subsidi.
“Kita dirugikan dari segi waktu untuk mendapatkan minyak Solar subsidi. Harus antri berjam – jam lama nya untuk mendapatkan minyak Solar untuk mobil pribadi kita,” terang nya.
Daerah Kampar penghasil minyak bumi, tapi masyarakat nya kesulitan untuk mendapat kan minyak. “Dibawah minyak diatas terjadi kelangkaan minyak, terutama minyak Solar.
Dikatakan lebih lanjut oleh Dedi, kelangkaan minyak Solar subsidi di daerah Kabupaten Kampar salah satu penyebab nya yakni terlalu banyak mobil – mobil pelangsir, baik mobil dump truk maupun mobil pribadi.
“Minyak Solar subsidi yang dilansir tersebut diduga disalurkan kepihak industri pertambangan dan industri perkebunan untuk alat berat mereka,” terangnya.
Salah seorang warga Bangkinang yang tidak mau disebut namanya mengatakan, terlalu banyak nya mobil – mobil pelangsir minyak Solar subsidi di daerah Kabupaten Kampar sehingga berdampak kepada kelangkaan minyak Solar.
“Minyak Solar subsidi bukan untuk alat berat, tetapi kenyataan nya alat berat masih banyak menikmati minyak Solar subsidi. Inilah yang harus ditegakan oleh penegak hukum kita didaerah,” seru nya. (tim)


