JAKARTA, Juangsumatera.com – Koalisi Nasional Reforma Agraria (KNARA) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM), Kamis (25/6/2026).
Ketua Harian KNARA, Septian Path, mengatakan aksi tersebut merupakan rangkaian dari sejumlah aksi yang sebelumnya telah dilakukan para petani, termasuk aksi cor badan di depan Gedung DPR RI pada Senin (22/6/2026).
“Aksi ini adalah rangkaian dari aksi yang dilakukan kemarin, mulai dari cor badan di depan DPR RI, kemudian ke ATR/BPN, Kejaksaan Agung, Kementerian UMKM, dan hari ini kami datang ke Kementerian HAM,” kata Septian.
Menurut Septian, kedatangan KNARA ke Kementerian HAM bertujuan untuk meminta perlindungan hukum bagi para petani yang dinilai mengalami kriminalisasi, penggusuran, dan perampasan ruang hidup.
“Kami datang ke Kementerian HAM untuk meminta perlindungan hukum bagi para petani, karena terjadi kriminalisasi, penggusuran, dan perampasan ruang hidup yang tentu saja melanggar hak asasi manusia,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Divisi Advokasi KNARA, Muhammad Ridwan, mengatakan pihaknya mendorong Kementerian HAM agar berperan aktif dalam penyelesaian konflik agraria, khususnya terkait kriminalisasi yang dialami petani.
“Hari ini kami mendatangi Kementerian Hak Asasi Manusia untuk mendorong kementerian ini berkontribusi besar dalam penyelesaian konflik para petani, terutama kriminalisasi yang terjadi terhadap petani,” kata Ridwan.
Melalui aksi tersebut, massa berharap negara hadir dan memberikan perlindungan serta kepastian hukum bagi para petani yang tengah menghadapi berbagai persoalan agraria. (Red)


