By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Wapres Filipina Dimakzulkan, Nasibnya Ditentukan Hari Ini
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Wapres Filipina Dimakzulkan, Nasibnya Ditentukan Hari Ini

By Redaksi Published 18 Mei 2026
Share
5 Min Read
Wakil Presiden Filipina, Sara Duterte
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com – Pertarungan politik paling panas di Filipina memasuki babak baru ketika Senat negara itu dijadwalkan bersidang sebagai pengadilan pemakzulan pada Senin (18/5/2026) untuk menentukan nasib Wakil Presiden Sara Duterte.

Sidang tersebut dipandang bukan sekadar proses hukum, melainkan pertarungan besar antara dua dinasti politik paling berpengaruh di Filipina yang bisa menentukan arah pemilu presiden 2028, dikutip dari CNBC Indonesia.

Persidangan pemakzulan itu menjadi pertaruhan terbesar dalam karier politik Sara Duterte. Jika terbukti bersalah, ia bisa dicopot dari jabatan sekaligus dilarang menduduki posisi publik, yang praktis akan menghancurkan peluangnya maju dalam pemilihan presiden 2028.

Namun di sisi lain, bila berhasil selamat dari persidangan, Duterte justru bisa keluar sebagai tokoh politik yang lebih kuat dan tetap menjadi kandidat terdepan untuk menggantikan rival utamanya, Presiden Ferdinand Marcos Jr, yang secara konstitusi tidak bisa mencalonkan diri kembali.

Sidang bersejarah itu berlangsung di tengah situasi politik Filipina yang semakin kacau hanya beberapa hari setelah terjadi keributan dan aksi baku tembak di gedung majelis tinggi parlemen. Kekacauan tersebut dipicu kemunculan kembali senator pro-Duterte yang sebelumnya bersembunyi karena diburu Mahkamah Pidana Internasional (ICC).

Ketika anggota parlemen bersiap melakukan voting pemakzulan Sara Duterte di majelis rendah pada 11 Mei lalu, politikus Ronald Bato dela Rosa tiba-tiba muncul kembali untuk memberikan suara penting di Senat. Suara tersebut menjadi penentu terpilihnya loyalis keluarga Duterte, Alan Peter Cayetano, sebagai Presiden Senat.

Posisi itu sangat strategis karena otomatis menjadikan Cayetano sebagai pejabat yang memimpin jalannya persidangan pemakzulan Sara Duterte.

Duterte kini menghadapi ujian politik terbesar sepanjang kariernya. Perempuan berusia 47 tahun itu dituduh menyalahgunakan dana publik, mengumpulkan kekayaan yang tidak dapat dijelaskan asal-usulnya, serta mengancam nyawa Presiden Marcos, ibu negara, dan mantan ketua DPR Filipina.

Belum ada kepastian kapan persidangan akan resmi dimulai. Presiden Marcos sendiri berusaha menjaga jarak dari proses tersebut dengan menyebut pemakzulan sebagai urusan legislatif.

Hubungan Marcos dan Duterte sebenarnya pernah menjadi aliansi politik paling kuat di Filipina. Keduanya berasal dari keluarga politik besar dan maju bersama dalam pemilu 2022.

Namun keretakan mulai muncul tak lama setelah kemenangan mereka. Hubungan keduanya berubah menjadi perseteruan sengit yang berpuncak pada keputusan pemerintahan Marcos menyerahkan mantan Presiden Rodrigo Duterte, ayah Sara Duterte, kepada ICC.

Rodrigo Duterte kini menunggu proses persidangan di ICC terkait perang melawan narkoba yang menewaskan ribuan orang selama masa kepemimpinannya.

Sejumlah analis menilai perubahan kepemimpinan Senat akibat kembalinya dela Rosa berpotensi mengubah keseimbangan kekuatan politik di kamar legislatif tersebut. Dari total 24 senator yang akan bertindak sebagai juri dalam sidang pemakzulan, sebagian diketahui memiliki kedekatan atau loyalitas terhadap keluarga Duterte.

“Dengan mayoritas baru yang sekarang terbentuk berkat upaya Senator Bato, proses penuntutan terhadap Wakil Presiden Sara di pengadilan pemakzulan menjadi sedikit lebih sulit,” kata profesor administrasi publik Universitas Makati, Ederson Tapia, dilansir Reuters.

Kemunculan kembali dela Rosa setelah enam bulan bersembunyi menciptakan drama politik yang menyita perhatian publik Filipina.

Mantan kepala kepolisian itu sempat berlindung selama beberapa hari di gedung Senat yang dijaga ketat aparat keamanan. Situasi berubah ricuh setelah muncul peringatan bahwa dirinya akan segera ditangkap. Kekacauan pun pecah, termasuk terdengar suara tembakan, sebelum dela Rosa berhasil melarikan diri beberapa jam kemudian.

Sebagai mantan pelaksana utama operasi perang narkoba Rodrigo Duterte, dela Rosa yang kini berusia 64 tahun dituduh melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Pemerintahan Marcos pada Jumat lalu mengonfirmasi bahwa mereka akan mengupayakan penangkapan terhadap dela Rosa.

Hingga kini keberadaan dela Rosa belum diketahui. Ia membantah melakukan pelanggaran dan mengajukan permohonan ke Mahkamah Agung Filipina untuk memblokir penangkapannya.

Menurut dela Rosa, tidak ada dasar hukum untuk melaksanakan surat penangkapan yang dikeluarkan pengadilan asing. Namun argumen tersebut ditolak oleh solicitor-general atau pejabat hukum tertinggi pemerintah Filipina. (luc/luc/red)

Redaksi 18 Mei 2026 18 Mei 2026
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Rakor Bersama Mendagri, Kampar Siap Jaga Stabilitas Ekonomi Daerah
Next Article TAUD Adukan 3 Hakim Militer ke MA
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Prabowo Serahkan 6 Rafale hingga Rudal Meteor ke TNI

18 Mei 2026
Nasional

Masyarakat Kawasan Mandeh Resah, Bangunan Mirip Rumah Ibadah di Pulau Cubadak

17 Mei 2026
Nasional

Iran Akan Pungut Tarif untuk Kapal yang Lintasi Selat Hormuz

17 Mei 2026
Nasional

Prabowo Heran Ada yang Panik Rupiah Melemah

16 Mei 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?