PAINAN, Juangsumatera.com – Bangunan yang mirip rumah ibadah di kawasan wisata Mandeh, tepatnya di pulau Cubadak Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat buat heboh masyarakat.
Bangunan yang mirip rumah ibadah Klenteng di pulau Cubadak dikawasan Mandeh tersebut sudah resah masyarakat di kawasan Mandeh. Kegelisahan masyarakat tersebut wajar karena mayoritas masyarakat dikawasan Mandeh mayoritas agama Islam.
Salah seorang warga Kecamatan Koto XI Tarusan, Jon kepada Juangsumatera.com, Minggu (17/5/2026) dengan tegas mengatakan, kita heran melihat sikap Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) kurang tegas menyikapi permasalahan yang terjadi ditengah – tengah masyarakat.
“Kegelisahan masyarakat di kawasan Mandeh ada batas nya, sebelum hal – hal tidak diinginkan terjadi, lebih baik Pemerintah Pessel harus berani mengambil sikap untuk menghentikan pembangunan yang mirip rumah ibadah tersebut,” tegas Jon.
Kita bukan alergi dengan pihak investor untuk membangun di daerah kawasan wisata Mandeh. Tetapi pihak investor yang ingin membuka usaha harus taat dengan budaya dan ke arifan lokal.
Diterangkan lebih lanjut oleh Jon, baru membangun sudah membuat gaduh ditengah – tengah masyarakat. Pemerintah Pessel jangan diam dengan kegaduhan dan kegelisahan masyarakat terhadap bangunan yang mirip dengan rumah ibadah tersebut.
Kalau sudah ada Izin Mendirikan Bangunan (IMB) nya dan IMB tersebut perlu dipertanyakan, apakah IMB untuk rumah ibadah atau hanya bangunan biasa saja atau untuk kantor. Kalau IMB bukan untuk rumah ibadah dan sudah seharus nya bangunan yang mirip rumah ibadah dibongkar, tegas Jon.
Pernyataan tegas juga datang dari warga Tarusan yang tidak mau disebut namanya mengatakan, kami dari warga Tarusan tidak alergi dengan pembangunan di tempat wisata di kawasan Mandeh.
“Pihak investor atau pemilik usaha harus menghormati norma – norma yang berlaku ditengah – tengah masyarakat. Apalagi di kawasan Mandeh dan Tarusan pada umum nya agama masyarakat mayoritas Islam,” terangnya.
Kita berharap kepada Camat Koto XI Tarusan, Dinas terkait dan Bupati Pessel untuk secepat nya menyelesaikan permasalahan bangunan yang mirip rumah ibadah di pulau Cubadak. Semakin cepat diselesaikan semakin baik, serunya. (tim)


