By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Pertama Beberapa Dekade, 3 Kapal Induk AS Beroperasi di Timur Tengah
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Pertama Beberapa Dekade, 3 Kapal Induk AS Beroperasi di Timur Tengah

By Redaksi Published 25 April 2026
Share
3 Min Read
Kapal induk Amerika Serikat sedang berlayar
SHARE

WASHINGTON DC, Juangsumatera.com – Komando Pusat Amerika Serikat (AS) atau CENTCOM menyatakan bahwa untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade, tiga kapal induk AS beroperasi secara bersamaan di Timur Tengah. Kehadiran tiga kapal induk AS sekaligus ini terjadi saat gencatan senjata AS dan Iran yang rapuh masih bertahan.

“Untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade, tiga kapal induk beroperasi di Timur Tengah secara bersamaan,” kata CENTCOM, yang mengawasi operasi militer AS di Timur Tengah, dalam pernyataan via media sosial X, seperti dilansir Al Arabiya, Sabtu (25/4/2026).dan dikutip dari detiknews.

“Didampingi oleh sayap udara kapal induk mereka, USS Abraham Lincoln (CVN 72), USS Gerald R. Ford (CVN 78), dan USS George H.W. Bush (CVN 77) mencakup lebih dari 200 pesawat dan 15.000 pelaut dan Marinir,” sebut CENTCOM dari pernyataannya.

Pernyataan CENTCOM ini disampaikan setelah sebelumnya mengumumkan kedatangan USS George H.W. Bush, yang merupakan kapal induk ketiga AS yang dikerahkan ke kawasan Timur Tengah.

CENTCOM, dalam pernyataan via media sosial X pada Kamis (23/4), melaporkan bahwa USS George H.W. Bush berlayar di Samudra Hindia di wilayah tanggung jawab Komando Pusat AS pada 23 April. CENTCOM menyertakan foto kapal induk AS tersebut, dengan jet tempur memenuhi bagian dek kapal.

Kapal induk kelas Nimitz itu berangkat dari Pangkalan Angkatan Laut Norfolk di Virginia, AS, pada akhir Maret lalu, dan mencapai kawasan tersebut setelah mengarungi Tanjung Harapan.

USS George H.W. Bush bergabung dengan USS Abraham Lincoln dan USS Gerald R. Ford yang terlebih dahulu dikerahkan ke Timur Tengah, selama perang berkecamuk antara AS dan Israel melawan Iran.

Pengerahan kapal induk ketiga AS ke Timur Tengah ini terjadi selama gencatan senjata lebih dari dua minggu yang menghentikan serangan udara AS dan Israel terhadap Iran, yang dimulai sejak akhir Februari lalu.

Pengerahan ini juga mempertahankan kehadiran angkatan laut AS yang besar di tengah kebuntuan perundingan damai dengan Iran.

AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran sejak 28 Februari lalu. Teheran membalas dengan serangan rudal dan drone terhadap target-target di Israel dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS. Serangan-serangan itu terhenti sementara oleh gencatan senjata yang dimulai pada 8 April.

Sebagian besar serangan AS terhadap Iran dilancarkan dari USS Abraham Lincoln yang saat ini beroperasi di Laut Arab.

USS Gerald R. Ford yang merupakan kapal induk terbesar di dunia, juga dikerahkan ke kawasan itu, tetapi sempat berlayar ke Kroasia untuk menjalani perbaikan beberapa pekan lalu, setelah dilanda kebakaran pada ruang laundry kapal pada 12 Maret lalu. Kini, kapal induk itu beroperasi di Laut Merah. (nvc/idh/red)

Redaksi 25 April 2026 25 April 2026
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article AS dan Iran Sama-sama Dianggap Langgar Hukum Internasional
Next Article Pajak Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

AS dan Iran Sama-sama Dianggap Langgar Hukum Internasional

25 April 2026
Nasional

Trump : Panaskan Selat Hormuz, Tembak dan Bunuh

24 April 2026
Nasional

Trump Rencanakan Pertemuan Netanyahu dan Joseph Aoun

24 April 2026
Nasional

AS Bilang Butuh 6 Bulan Untuk Bersihkan Selat Hormuz Dari Ranjau

23 April 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?