KAMPAR, Juamgsumatera.com – Sikap pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Indra Sakti, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar Provinsi Riau kembali menuai sorotan setelah menolak memberikan keterangan kepada wartawan yang melakukan konfirmasi terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (10/3/2026) ketika sala satu wartawan dari media online mendatangi langsung SPPG/dapur yang berada di jalan Almanda, Desa Indra Sakti Kecamatan Tapung untuk meminta klarifikasi terkait menu MBG.
Namun, upaya konfirmasi tersebut tidak mendapatkan tanggapan sebagaimana mestinya. Salah seorang pekerja SPPG justru meminta agar pihak media terlebih dahulu mendapatkan surat dari salah satu organisasi wartawan sebelum pihaknya bersedia memberikan keterangan.
“Saya tidak bisa memberikan keterangan bagi media yang tidak mempunyai surat dari satu satu organisasi wartawan sebagai lembaga resmi wartawan,” ujar salah seorang pekerja SPPG yang tidak mau menyebutkan namanya.
“Saya bekerja atas regulasi,. saya tidak keberatan memberikan keterangan, tapi harus ada surat dari PWI dan izin dari pimpinan saya,” tambahnya.
Sikap tersebut memunculkan pertanyaan mengenai pemahaman terhadap tugas dan fungsi pers, mengingat dalam praktik jurnalistik wartawan memiliki hak melakukan konfirmasi langsung kepada narasumber tanpa harus melalui organisasi profesi tertentu.
Di tempat terpisah, pada hari yang sama, media ini juga memperoleh dokumentasi menu yang dibagikan kepada siswa di MTs Nurul Jadid dan SMA Negeri 1 Taung.
Berdasarkan dokumentasi yang diterima, paket menu yang diberikan kepada siswa pada Selasa (10/3/2026) terdiri dari, dua butir telur, satu bungkus roti, satu bungkus kacang mente.
Menu tersebut dibagikan kepada siswa dalam kemasan plastik sederhana. Dalam paket tersebut juga tidak ditemukan keterangan mengenai label harga maupun informasi nilai gizi yang seharusnya menjadi bagian penting dalam program pemenuhan gizi.
Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi serta standar penyajian menu dalam program tersebut. (tim)


