By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: PBB Ungkap Penyebab Gugurnya 3 TNI di Lebanon
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

PBB Ungkap Penyebab Gugurnya 3 TNI di Lebanon

By Redaksi Published 8 April 2026
Share
3 Min Read
Upacara militer iringi pemakaman prajurit TNI yang gugur di Lebanon
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merilis hasil penyelidikan awal terkait gugurnya tiga prajurit TNI yang bertugas dalam Misi Perdamaian PBB di Lebanon atau United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Satu prajurit disebut gugur akibat proyektil tank yang ditembakkan militer Israel, sementara dua lainnya akibat ledakan bom rakitan.

Juru Bicara Sekjen PBB, Stephane Dujarric, mengatakan temuan awal menunjukkan proyektil yang menghantam posisi PBB pada 29 Maret merupakan peluru utama tank kaliber 120 mm.

“Terkait insiden 29 Maret, berdasarkan bukti yang tersedia, termasuk analisis lokasi dampak dan khususnya fragmen proyektil yang ditemukan di posisi Perserikatan Bangsa-Bangsa 7-1, proyektil tersebut adalah peluru utama tank kaliber 120 mm, yang ditembakkan oleh tank Merkava milik Pasukan Pertahanan Israel dari arah timur menuju Ett Taibe,” kata Stephane dalam jumpa pers, Rabu (8/4/2026) dikutip dari detiknews.

Sementara itu, untuk insiden 30 Maret, PBB menyebut dua prajurit TNI gugur akibat ledakan improvised explosive device (IED) atau bom rakitan. Ledakan disebut terjadi setelah perangkat tersebut terpicu oleh korban (tripwire).

“Terkait insiden 30 Maret, berdasarkan bukti yang tersedia, termasuk analisis lokasi ledakan, kendaraan yang terdampak, serta perangkat peledak rakitan (IED) kedua yang ditemukan di dekat lokasi pada hari yang sama, ledakan tersebut disebabkan oleh IED yang diaktifkan oleh korban. Investigasi menilai bahwa, mengingat lokasi kejadian, karakteristik ledakan, serta konteks saat ini, IED tersebut kemungkinan besar dipasang oleh Hizbullah,” ujarnya.

Stephane menegaskan temuan tersebut masih bersifat awal. Proses investigasi penuh oleh PBB, termasuk keterlibatan para pihak terkait, masih berlangsung di tengah situasi permusuhan yang belum mereda.

PBB juga menyatakan Dewan Penyelidikan akan dibentuk untuk mengusut dua insiden tersebut sesuai prosedur yang berlaku.

Adapun tiga prajurit TNI yang gugur yakni Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ikhwan, dan Praka Farizal Rhomadhon.

Praka Farizal Rhomadhon gugur pada Minggu (29/3) setelah proyektil meledak di dekat Desa Adchit al-Qusayr, Lebanon Selatan. Sehari berselang, Senin (30/3), dua prajurit TNI lainnya meninggal dunia setelah ledakan menghantam konvoi logistik UNIFIL di dekat Bani Hayyan, Lebanon Selatan. Dua prajurit lainnya dilaporkan terluka dalam insiden tersebut.

Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan duka mendalam atas gugurnya tiga prajurit tersebut. Ia juga mengecam keras insiden yang menyebabkan jatuhnya korban dari TNI.

“Bangsa Indonesia berduka atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam tugas mulia sebagai pasukan perdamaian PBB di Lebanon,” kata Prabowo dalam unggahan di akun Instagram resminya, Minggu (5/4).

Dalam unggahan itu, Prabowo turut membagikan foto saat memberikan penghormatan kepada jenazah para prajurit serta momen ketika menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

“Kami, saudara-saudara sebangsa dan setanah air, mengecam keras setiap tindakan keji yang merusak perdamaian dan menyebabkan gugurnya para prajurit terbaik bangsa,” tegasnya.(red)

Redaksi 8 April 2026 8 April 2026
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Komisi III DPR Setuju Usulan Kepala BNN Untuk Larang Vape
Next Article KPK Lakukan Pengembangan OTT Walikota Madiun
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Kapal China dan Taiwan Saling Hadang di Laut China Selatan

24 Mei 2026
Nasional

PM Pakistan Ungkap Negosiasi AS dan Iran Bakal Dihelat dalam Waktu Dekat

24 Mei 2026
Nasional

Mobil Anggota DPR Kecelakaan di Tol Paspro, 2 Orang Meninggal

24 Mei 2026
Nasional

Iran Susun Kerangka Kesepakatan Damai dengan AS

24 Mei 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?