JAKARTA, Juangsumatera.com – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memimpin rapat koordinasi pengawasan program strategis Presiden. Rapat ini merupakan tindak lanjut atas arahan langsung Presiden yang disampaikan pada 8 Maret lalu.
Rakor digelar secara tertutup di Kantor Kementerian Pertahanan, Selasa (17/3/2026), dan dihadiri sejumlah menteri, wakil menteri, hingga kepala badan.
Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto mengatakan, rapat ini merupakan lanjutan dari pertemuan pendahuluan yang telah digelar pada Kamis pekan lalu. Dalam pertemuan awal tersebut, dibahas arahan dan instruksi Presiden yang kini ditindaklanjuti dalam forum lebih luas.
“Sebelum rapat pada pagi hari ini yang akan dipimpin oleh Pak Mensesneg, kami laporkan bahwa minggu lalu pada hari Kamis kami juga sudah melaksanakan rapat pendahuluan terkait dengan arahan dan perintah Bapak Presiden ini,” kata Donny dikutip dari detiknews.
Pemerintah menargetkan hasil rakor ini segera dituangkan dalam keputusan agar program strategis Presiden bisa langsung dijalankan. Mengingat urgensi dan waktu yang terbatas, seluruh peserta diminta fokus pada percepatan implementasi kebijakan.
“Karena apa yang diharapkan oleh Bapak Presiden ini harus segera bisa dilaksanakan dan waktu yang tersedia sangat singkat. Sehingga ini yang mengharapkan kita harus segera bisa merumuskan suatu keputusan untuk segera bisa kita laksanakan,” ujarnya.
Sejumlah pejabat kabinet yang hadir di antaranya Menteri PANRB Rini Widyantini, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, hingga Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.(red)


