By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Sidang DK PBB, Iran dan Israel Saling Tuding
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Sidang DK PBB, Iran dan Israel Saling Tuding

By Redaksi Published 15 April 2024
Share
3 Min Read
Duta Besar Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani
SHARE

JAKARTA Juangsumatera.com — Israel dan Iran saling tuding jadi ancaman perdamaian di Timur Tengah di sidang darurat Dewan Keamanan (DK) PBB, Minggu (14/4/2024).

Masing-masing negara pun menyerukan DK PBB untuk menjatuhkan sanksi terhadap musuh bebuyutan mereka.

Duta Besar Israel untuk PBB menyebut, Iran sebagai sponsor teror nomor satu di dunia yang telah memperlihatkan wajah sebenarnya sebagai pengganggu stabilitas wilayah dan dunia.

“Mereka melepas topeng dan mengenakan sarung tangan,” kata Erdan, sembari memohon agar DK PBB mengambil tindakan, dikutip dari CNN Indonesia.

Erdan meminta Dewan Keamanan untuk menunjuk Garda Revolusi Iran sebagai organisasi teroris dan memberikan semua kemungkinan sanksi terhadap Iran sebelum terlambat.

Secara khusus, ia merujuk pada mekanisme snapback yang memungkinkan negara-negara anggota perjanjian nuklir Iran 2015 untuk menerapkan kembali sanksi internasional terhadap Teheran. Kesepakatan itu telah ditinggalkan Amerika Serikat pada 2018.

“Kami mempunyai tanggung jawab kolektif sebagai anggota Dewan Keamanan untuk memastikan bahwa Iran mematuhi resolusi dewan dan menghentikan pelanggaran mereka pada Piagam PBB,” kata Wakil Duta Besar AS.

Iran sendiri menyatakan, serangannya pada Sabtu (13/4) malam adalah aksi balasan terhadap serangan udara mematikan Israel ke gedung konsulat mereka di Damaskus, Suriah, pada 1 April lalu.

Serangan itu menewaskan tujuh Garda Revolusi Iran, termasuk dua jenderal senior.

Saat menyampaikan pidato pada pertemuan darurat tersebut, Duta Besar Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani menegaskan bahwa mereka menggunakan “hak yang melekat (sebagai anggota PBB) untuk membela diri.”

“Dewan Keamanan gagal dalam tugasnya menjaga perdamaian dan keamanan internasional,” kata Iravani. Oleh karena itu, kata Iravani, Iran tidak punya pilihan selain merespons, tapi Iran tidak ingin eskalasi konflik atau perang.

Iravani juga mengecam Israel

“Sudah waktunya Dewan Keamanan memikul tanggung jawab dan mengatasi ancaman nyata terhadap perdamaian dan keamanan internasional,” kata Iravani.

Ia juga menyebut DK PBB harus mengambil langkah-langkah mendesak untuk memaksa rezim Israel menghentikan genosida di Gaza.

Sejak revolusi Iran tahun 1979, Israel telah dianggap sebagai musuh bebuyutan. Hingga saat ini, Teheran menahan diri untuk tidak menyerang Israel secara langsung, dan kedua negara memilih untuk saling berkonfrontasi melalui pihak ketiga.

Pada hari Minggu, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres mendesak semua negara untuk menahan diri.

Pada pertemuan darurat, ia juga mengatakan bahwa baik kawasan Timur Tengah maupun dunia tidak mampu menanggung perang yang lebih besar. “Sekarang adalah waktunya untuk meredakan dan meredakan ketegangan,” katanya.

Guterres juga mengulangi kecamannya atas serangan Iran terhadap Israel, dan serangan terhadap konsulat Iran di Damaskus. “Sudah waktunya untuk mundur dari jurang keterpurukan,” kata Guterres. (Tim)

Redaksi 15 April 2024 15 April 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Israel Dihujani Serangan Drone, Begini Respons
Next Article Filipina Tak Beri AS Tambahan Pangkalan Militer
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Abraham Samad Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Para Tokoh

1 Februari 2026
Nasional

Diam-Diam Kapal Intel China Berlayar Dekat Iran

30 Januari 2026
Nasional

Trump Kumpulkan Israel dan Saudi, Persiapan Serang Iran

30 Januari 2026
Nasional

Banjir di Bekasi Meluas, 49 Desa di 16 Kecamatan Terendam

29 Januari 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?