By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Prabowo Dorong Digitalisasi Perlinsos agar Bansos Tepat Sasaran
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Prabowo Dorong Digitalisasi Perlinsos agar Bansos Tepat Sasaran

By Redaksi Published 21 Juli 2026
Share
3 Min Read
Presiden Prabowo Subianto
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah terus mempercepat digitalisasi pemerintahan (Government Technology/GovTech) untuk mendukung berbagai program nasional, salah satunya melalui Digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos).

Dilansir dari detiknews, digitalisasi tersebut bertujuan mengintegrasikan data antarinstansi pemerintah, menghapus tumpang tindih aplikasi, serta memastikan penyaluran bantuan sosial lebih tepat sasaran.

“Jangan sampai ada orang yang mampu menerima bantuan karena datanya tidak diperbarui. Jangan sampai ada keluarga miskin tidak menerima bantuan hanya karena tidak mengenal pejabat atau tidak memahami birokrasi,” kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7), sebagaimana dikutip dari siaran pers, Selasa (21/7/2026).

Prabowo menegaskan masyarakat tidak boleh lagi diminta mengisi data berulang kali setiap mengakses layanan pemerintah.

Karena itu, digitalisasi menjadi langkah penting untuk mengintegrasikan data kependudukan, sosial, pendidikan, kesehatan, pekerjaan, perumahan, hingga data penerima bantuan dengan sistem keamanan yang kuat.

Berdasarkan laporan Dewan Ekonomi Nasional (DEN), uji coba digitalisasi bantuan sosial telah dilaksanakan di 43 kabupaten/kota pada 26 provinsi. Dari pelaksanaan uji coba tersebut, sekitar 12 juta kepala keluarga telah mendaftarkan diri melalui sistem digital Perlindungan Sosial.

“Kalau sistem kita akurat, target 0 persen kemiskinan ekstrem menjadi jauh lebih mungkin kita capai,” ujar Prabowo.

Menanggapi arahan Presiden, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengatakan keberhasilan transformasi digital pemerintah bergantung pada tiga aspek utama, yakni kepemimpinan, tata kelola kelembagaan yang kuat, serta implementasi yang berorientasi pada kebutuhan nyata (use case).

Menurut Rini, transformasi digital bukan semata persoalan teknologi, melainkan bagian dari reformasi tata kelola pemerintahan.

Teknologi hanya menjadi sarana pendukung, sedangkan kepemimpinan, kelembagaan, dan kolaborasi menjadi faktor penentu keberhasilannya.

Ia menjelaskan, transformasi digital pemerintahan didukung oleh Digital Public Infrastructure (DPI) yang mencakup identitas digital, pertukaran data, dan sistem pembayaran digital. Seluruh infrastruktur tersebut dijalankan dengan tetap mengedepankan perlindungan data pribadi dan keamanan siber.

Lebih lanjut, Rini mengatakan transformasi digital perlindungan sosial mengintegrasikan identitas digital, pertukaran data yang tepercaya, pembayaran digital, dan Portal Perlindungan Sosial dalam satu sistem layanan terpadu.

“Tujuannya bukan sekadar mendigitalkan proses yang sudah ada, tetapi merancang ulang penyampaian layanan agar lebih sederhana, transparan, akuntabel, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Rini menambahkan, berbagai langkah yang dilakukan pemerintah tidak hanya bertujuan mendigitalisasi penyaluran bantuan sosial, tetapi juga menjadi fondasi bagi sistem perlindungan sosial yang lebih terintegrasi, transparan, dan berpusat pada kebutuhan masyarakat.(Red)

Redaksi 21 Juli 2026 21 Juli 2026
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Kortas Polri Bantah Kriminalisasi Terkait Kasus Eks Wakapolri Oegroseno
Next Article Jalan Lingkar Terancam Putus Tak Kunjung Diperbaiki
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Presiden Polandia Putar Balik Pesawat Karena Aksi Kudeta

31 Oktober 2026
Nasional

Gara-Gara Ejek Keluarga, Anggota Parlemen Armenia Baku Hantam

30 Oktober 2026
Nasional

India Dilanda Topan, 180.000 Orang Dievakuasi

29 Oktober 2026
Nasional

Mendagri Dorong Percepatan Pembentukan Satgas MBG

28 Oktober 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?