KAMPAR Juangsumatera.com- Masih banyak nya mobil dinas milik Pemerintah Kabupaten Kampar Provinsi Riau dikuasai oleh orang yang tidak berhak memakai nya, baik pihak swasta maupun mantan pejabat Kampar.
Pj Bupati Kampar Hambali di gedung DPRD Kampar setelah rapat Paripurna dengan agenda hari ulang tahun Kabupaten Kampar ke 74, Selasa siang (6/2), dan ia akan segera menertibkan mobil dinas di Kampar. “Mengenai mobil dinas akan segera kita tertibkan dan sudah di bagian Aset,” kata Hambali kepada Juangsumatera.com.

Ketika ditanya kapan waktu pelaksanaan penertiban mobil dinas di Kampar dan Hambali mengatakan, “Kalau ditanya sama saya, hari ini juga akan saya tertibkan mobil dinas tersebut,” tegas Hambali.
Diterangkan nya lebih lanjut, mengenai proses penertiban mobil dinas pasti ada mekanisme yang harus dilalui.

Disaat ditanya apakah ada upaya paksa untuk menertibkan mobil dinas di Kampar dan Hambali mengatakan, penarikan paksa mobil dinas bukan urusan kita dan kita sudah bermitra dengan Kejari Kampar dan Kejari lah yang bisa melakukan nya, terang nya dengan singkat.
Sebelumnya, Anggota LPPNRI Kabupaten Kampar Daulat Panjaitan kepada wartawan di Tapung Senin sore (29/1) mengatakan, ada apa dengan Pemkab Kampar tidak berani mengambil mobil dinas ditangan orang yang tidak berhak memakai nya.

Banyaknya mobil dinas milik Pemkab Kampar dikuasai oleh orang tidak berhak memakainya, karena diduga adanya mafia mobil dinas dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, terang Daulat.
Pemkab Kampar Tidak Boleh Takut Brantas Mafia Mobil Dinas “Selama ini Pemkab Kampar tidak berani melawan mafia mobil dinas, sehingga mobil dinas milik Pemkab Kampar banyak dikuasai oleh orang yang tidak berhak memakainya,” katanya.
Kita minta kepada Pj Bupati Kampar Hambali, harus berani mengambil paksa seluruh mobil dinas yang dikuasai oleh orang tidak berhak memakainya.
Diterangkan lebih lanjut oleh Daulat Panjaitan, Pemkab Kampar bisa koordinasi dengan Kejari Kampar untuk melakukan penarikan paksa mobil dinas ditangan yang tidak berhak memakainya.
Jangan sampai Pemkab dipermalukan oleh mafia mobil dinas, apalagi masih banyak ditemukan mobil plat merah berubah plat hitam, serunya. (Tim)


