By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Kementrans Kirim 1.476 Patriot Muda ke 53 Kawasan Transmigrasi
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Kementrans Kirim 1.476 Patriot Muda ke 53 Kawasan Transmigrasi

By Redaksi Published 26 Juli 2026
Share
3 Min Read
Photo Kementrans
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com – Kementerian Transmigrasi (Kementrans) melalui Program Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 mengirim 1.476 Patriot muda ke 53 kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia. Hal itu bertujuan untuk memetakan potensi, peluang ekonomi baru, hingga solusi atas persoalan masyarakat di daerah.

Para Patriot tidak datang sekedar untuk melakukan penelitian. Mereka ditugaskan turun langsung ke lapangan untuk memetakan potensi, mengidentifikasi persoalan, serta merumuskan solusi dan rekomendasi berbasis data bagi pengembangan kawasan transmigrasi.

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan pembangunan tidak dapat dilakukan hanya dari balik meja. Kebijakan yang tepat harus berangkat dari pemahaman terhadap kondisi nyata masyarakat dan potensi setiap daerah.

Kalau bapak, ibu, dan adik-adik tidak hadir di tiap sudut Indonesia, maka orang lain yang akan hadir. Karena itu, negara memfasilitasi kehadiran para Patriot untuk melihat langsung kondisi di lapangan,” ujar Iftitah dalam keterangan tertulis, Minggu (26/7/2026). Hal itu diungkapkan olehnya saat membuka Pembekalan Tim Ekspedisi Patriot 2026 di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (25/7/2026) dikutip dari detiknews.

Menurutnya, kawasan transmigrasi menyimpan potensi ekonomi yang besar, tetapi pada saat yang sama menghadapi persoalan yang beragam dan kompleks. Karena itu, Indonesia membutuhkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menerjemahkan ilmu pengetahuan menjadi solusi yang dapat diterapkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Pembangunan tidak cukup hanya dibahas di ruang kelas atau ruang rapat. Kita harus hadir, memahami persoalan secara langsung, lalu mencari jalan keluarnya bersama masyarakat,” ujarnya.

Iftitah juga mengingatkan sebagian persoalan di kawasan transmigrasi telah berlangsung selama puluhan tahun. Karena itu, para Patriot tidak dibebani untuk menyelesaikan seluruh persoalan dalam waktu singkat, tetapi diharapkan menjadi bagian dari mata rantai perubahan yang terus berlanjut.

“Persoalan yang sudah berlangsung puluhan tahun tentu tidak selesai dalam satu atau dua hari. Yang penting kita terus bergerak, terus mencari solusi, dan memastikan pembangunan tetap berjalan,” katanya.

Program Tim Ekspedisi Patriot merupakan bagian dari Transmigrasi Patriot, salah satu program unggulan dalam agenda 5T Kementerian Transmigrasi. Melalui program ini, hasil kerja para Patriot diharapkan tidak berhenti sebagai laporan akademik, tetapi menjadi pijakan bagi lahirnya kebijakan, inovasi, investasi, dan berbagai kegiatan ekonomi baru di kawasan transmigrasi.

Temuan mereka di lapangan diharapkan dapat membantu membuka lapangan kerja, meningkatkan produktivitas kawasan, memperkuat usaha masyarakat, serta mempertemukan potensi daerah dengan teknologi, pasar, dan investasi.

Bagi Kementerian Transmigrasi, mengirim Patriot ke berbagai pelosok Indonesia bukan sekadar program pendidikan lapangan. Ini merupakan investasi sumber daya manusia untuk memastikan setiap daerah memiliki kesempatan yang lebih besar memperoleh akses terhadap ilmu pengetahuan, inovasi, dan talenta unggul.

“Dengan hadirnya para Patriot, potensi yang selama ini belum terlihat diharapkan dapat ditemukan, persoalan yang belum terselesaikan dapat dicarikan jalan keluar, dan kawasan transmigrasi dapat tumbuh menjadi pusat-pusat ekonomi baru menuju Indonesia Maju,” tutupnya. (akd/ega/red)

Redaksi 26 Juli 2026 26 Juli 2026
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Gerindra Bicara Terkait Makna Prabowo Sebut PDIP Sehati dengan Pemerintah
Next Article Prabowo dan Jokowi Duduk Bersebelahan di Resepsi Pernikahan Putra Boy Thohir
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Presiden Polandia Putar Balik Pesawat Karena Aksi Kudeta

31 Oktober 2026
Nasional

Gara-Gara Ejek Keluarga, Anggota Parlemen Armenia Baku Hantam

30 Oktober 2026
Nasional

India Dilanda Topan, 180.000 Orang Dievakuasi

29 Oktober 2026
Nasional

Mendagri Dorong Percepatan Pembentukan Satgas MBG

28 Oktober 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?