By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Houthi Umumkan Tahap Baru Serang Israel
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Houthi Umumkan Tahap Baru Serang Israel

By Redaksi Published 30 Juli 2024
Share
4 Min Read
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com – Potensi perang baru pecah di Arab terus menjadi ketakutan global. Ketegangan terbaru antara Israel dan Hizbullah, di tengah perang yang masih berkecamuk antara Israel dan Hamas di Gaza, kini menyeret Houthi.

Milisi di Yaman itu selama ini memang telah meningkatkan kampanyenya melawan Israel sebagai bentuk solidaritas ke warga Gaza atas serangan militer Tel Aviv.

Mulai dari merebut dan menargetkan kapal-kapal dagang di lepas pantai Yaman, menembakkan rudal balistik jarak jauh ke kota pelabuhan laut Merah Israel, Eilat, dan menghantamkan pesawat nirawak berat ke sebuah gedung di pusat kota Tel Aviv sekitar 100 meter dari konsulat Amerika Serikat (AS).

Namun kali ini, kelompok yang juga merupakan proksi Iran ini meneriakkan tahap baru perang dengan Israel. Bahkan meminta negara-negara Arab dan Muslim untuk bersatu membantu melancarkannya.

“Yaman dan pemimpinnya memasuki tahap konflik baru, aliansi baru sedang diciptakan tanpa garis merah,” kata anggota biro politik Houthi Ali al-Qahoum, merujuk Houthi dengan kata Yaman, sebagaimana dimuat Sputnik, Selasa (30/7/2024) dan dikutip dari CNBC Indonesia.

“Selama Israel ada, tidak akan ada perdamaian. Ini adalah pertempuran eksistensial,” tambahnya. Sudah waktunya untuk menyatukan orang Arab dan Muslim, menggunakan peluang mereka dan berdiri bersama dalam pertempuran ini untuk melestarikan identitas Islam dan Arabisme dalam menghadapi tantangan, bahaya, dan setan besar’ yang diwakili oleh Amerika dan Israel,” kata pejabat itu lagi.

Pernyataan Al-Qahoum menandakan peningkatan tajam posisi Houthi dalam menyikapi krisis terbaru Timut Tengah, pasca serangan roket ke Dataran Tinggi Golan Israel, di mana Hizbullah dituding bertanggung jawab. Meski Hizbullah menyangkal, PM Israel Benjamin Netanyahu telah mengatakan akan merespons kejadian yang menewaskan 12 anak dan remaja di wilayah itu.

Dataran Tinggi Golan sendiri dianeksasi Israel tahun 1967. Mereka yang menjadi korban serangan adalah suku Druze, etnis Arab yang sebagian besar Muslim, tapi tak memiliki kartu kewarganegaraan Israel hanya kependudukan.

Houthi sendiri memang kerap tak malu menggunakan retorika yang semakin tajam. Januari lalu, kelompok itu memperingatkan Washington pbahwa Yaman akan menjadi “kuburan” bagi Amerika.

AS, ancamnya, akan dipaksa untuk meninggalkan wilayah tersebut dalam keadaan malu. Ini setelah angkatan laut AS dan Inggris melancarkan kampanye serangan udara dan rudal di Yaman.

Di Maret, al-Qahoum mengatakan bahwa Houthi “bekerja sama” dengan negara-negara yang sedang bangkit di dunia untuk “menenggelamkan Amerika dan Barat dalam lumpur di sekitar Laut Merah”. Ini, tambahnya, agar mereka terpuruk, melemah, dan tidak mampu mempertahankan unipolaritas.

Perlu diketahui ketegangan antara Houthi dan Israel juga meningkat drastis selama seminggu terakhir setelah milisi tersebut menembakkan drone yang meledak di Tel Aviv pada tanggal 19 Juli. Satu orang tewas dalam serangan itu sementara tujuh terluka.

Israel bereaksi dengan meluncurkan jet F-35I untuk menargetkan kota pelabuhan Laut Merah Yaman barat, al-Hudaydah pada tanggal 20 Juli, yang menargetkan fasilitas minyak dan pembangkit listrik di sana. Setidaknya sembilan orang tewas dan 87 lainnya terluka dalam serangan Israel tersebut.

Kelompok Houthi telah bersumpah untuk menanggapi eskalasi tersebut. Juru Bicara Houthi Mohammed Abdulsalam, mengatakan akan memberikan tanggapan yang tak bisa dihindari.

“Agresi brutal Israel hanya akan meningkatkan tekad dan keteguhan rakyat Yaman dan pasukan bersenjata mereka yang berani, yang akan terus melanjutkan dan meningkatkan dukungan mereka untuk Gaza,” katanya (sef/sef/tim)

Redaksi 30 Juli 2024 30 Juli 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Pj Bupati Pimpin Rapat Koordinasi Terkait Kebakaran Hutan dan Lahan
Next Article Hizbullah Evakuasi Maskapai Setop Terbang, Perang Baru Arab Mau Pecah
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Abraham Samad Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Para Tokoh

1 Februari 2026
Nasional

Diam-Diam Kapal Intel China Berlayar Dekat Iran

30 Januari 2026
Nasional

Trump Kumpulkan Israel dan Saudi, Persiapan Serang Iran

30 Januari 2026
Nasional

Banjir di Bekasi Meluas, 49 Desa di 16 Kecamatan Terendam

29 Januari 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?