By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Hizbullah Pukul Mundur Tentara Israel di Perbatasan Lebanon
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Hizbullah Pukul Mundur Tentara Israel di Perbatasan Lebanon

By Redaksi Published 10 Oktober 2024
Share
3 Min Read
Puluhan tank baja Isreal dipukul mundur dari perbatasan Lebanon
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com – Hizbullah Lebanon berhasil memukul mundur pasukan Israel yang bergerak di sepanjang perbatasan.

Bentrokan di darat ini, yang semakin meluas di wilayah pegunungan perbatasan selatan Lebanon dengan Israel, terjadi di tengah perang yang masih berkecamuk di Gaza dan seluruh Timur Tengah yang siaga, menunggu respons Israel atas serangan rudal Iran minggu lalu.

Dilansir Reuters, Kamis (10/10/2024) dan dikutip dari CNBC Indonesia, Hizbullah mengatakan para pejuangnya menembakkan beberapa roket ke arah pasukan Israel dekat desa Labbouneh, di bagian barat perbatasan dekat pesisir Mediterania, dan berhasil memukul mundur pasukan tersebut.

Hizbullah telah meluncurkan roket ke arah Israel selama setahun terakhir dalam mendukung Hamas dalam konfliknya dengan Israel di Gaza.

Lebih jauh ke timur, Hizbullah menyatakan telah menyerang tentara Israel di desa Maroun el-Ras dan melancarkan serangan misil ke arah pasukan Israel yang bergerak ke desa-desa perbatasan kembar Mays al-Jabal dan Mouhaybib.

Video yang diunggah di media sosial menunjukkan tiga tentara Israel mengibarkan bendera negara mereka di Maroun el-Ras, pertama kalinya dalam beberapa dekade mereka diketahui melakukan hal tersebut di wilayah Lebanon yang diduduki Israel dari 1982 hingga 2000. Reuters mengonfirmasi lokasi tersebut berdasarkan fitur geografis yang terlihat.

Amin Sherri, seorang politisi Hizbullah yang mengunjungi pengungsi di sekolah-sekolah di Beirut pada Rabu, mengatakan kepada wartawan bahwa pasukan Israel belum berhasil mencapai tujuan militernya, dan bendera Israel yang dikibarkan di selatan hanya bertahan sebentar.

Adapun sirene roket terus berbunyi di seluruh Israel utara, termasuk di kota pelabuhan besar Haifa, setelah terjadi tembakan berat dari Lebanon. Militer Israel mengatakan sekitar 40 proyektil diluncurkan dalam satu serangan ke Haifa, beberapa di antaranya berhasil dicegat, sementara lainnya jatuh di wilayah tersebut.

Sementara itu, Israel meluncurkan serangan udara ke sasaran jauh dari zona pertempuran perbatasan. Kementerian Kesehatan Lebanon menyatakan bahwa empat orang tewas dan 10 lainnya luka-luka akibat serangan di kota Wardaniyeh, utara Sidon di sepanjang pantai.

Meski konflik makin intensif, proposal bulan lalu oleh Amerika Serikat dan Prancis untuk gencatan senjata 21 hari antara Israel dan Hizbullah “masih ada di atas meja,” kata pejabat tinggi PBB di Lebanon pada Rabu.

Israel sempat menolak gagasan itu, namun Koordinator Khusus PBB untuk Lebanon, Jeanine Hennis-Plasschaert, mengatakan kepada wartawan melalui video dari Beirut bahwa itu masih “sangat relevan, jadi kita tidak boleh mengabaikannya.”

Pengeboman Israel di Lebanon telah menewaskan lebih dari 2.100 orang, sebagian besar dalam beberapa minggu terakhir, dan memaksa 1,2 juta orang mengungsi dari rumah mereka. Israel mengatakan tidak punya pilihan selain menyerang Hizbullah agar puluhan ribu warga Israel dapat kembali ke rumah mereka yang mereka tinggalkan di bawah tembakan roket kelompok itu.(luc/luc/tim)

Redaksi 10 Oktober 2024 10 Oktober 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Pj Bupati Kampar Tidak Punya Keberanian Menertibkan Aset Daerah
Next Article Pj Bupati Kampar Pimpin Rapat Koordinasi Penertiban PKL
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Abraham Samad Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Para Tokoh

1 Februari 2026
Nasional

Diam-Diam Kapal Intel China Berlayar Dekat Iran

30 Januari 2026
Nasional

Trump Kumpulkan Israel dan Saudi, Persiapan Serang Iran

30 Januari 2026
Nasional

Banjir di Bekasi Meluas, 49 Desa di 16 Kecamatan Terendam

29 Januari 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?