KAMPAR, Juangsumatera.com – Gedung
Instalasi Rawat Inap (Irna) RSUD Bangkinang yang berada disamping RSUD Bangkinang sampai saat ini belum difungsikan. Pengerjaan gedung rawat inap tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp 46.662.000.000.
Menurut pantauan Juangsumatera.com di lokasi, Selasa (22/4/2025) bahwa didalam gedung rawat inap tersebut tidak ada aktifitas dari pihak RSUD Bangkinang. Beberapa orang petugas dari pihak RSUD hanya duduk di pintu masuk gedung rawat inap.
Salah seorang petugas dari RSUD Bangkinang yang tidak mau disebut namanya mengatakan, bahwa gedung rawat inap yang baru belum difungsikan dan tidak ada kegiatan didalam.

Diterangkan nya lebih lanjut, gedung yang baru ini pernah dipakai disaat Covid dan habis Covid tidak dipakai lagi, terangnya.
Disaat ditanya apakah ada rehab pada bangunan gedung rawat inap yang baru dan ia mengatakan, pada tahun 2024 bangunan tersebut pernah direhab untuk pengerjaan pemasangan plafon, cat dinding bagian dalam bangunan dan pengerjaan kanopi samping bangunan.
Salah seorang masyarakat Bangkinang Kota yang mengaku namanya Reni mengatakan, kita sedih melihat bangunan besar disamping RSUD Bangkinang tak kunjung difungsikan.
Dilain sisi menurut Reni, untuk membangun gedung rawat inap tersebut menghabiskan anggaran yang cukup besar. Sudah seharusnya pihak RSUD Bangkinang untuk difungsikan bangunan baru tersebut sesuai dengan fungsinya.
Apakah lagi kita sering mendengar bahwa pasien antri untuk mendapatkan kamar rawat inap, terang Reni. (Tim)


