KAMPAR, Juangsumatera.com – Anggota DPRD Kampar dari PAN, Irwan Saputra sudah hampir satu tahun menghilang. Menghilang nya Irwan Saputra karena tersangkut kasus Kredit Usaha Rakyat (KUR) di KCP BNI Bangkinang.
Menanggapi hal tersebut Ketua DPRD Kampar, Ahmad Taridi kepada Juangsumatera.com di depan kantor DPRD Kampar, Senin (23/2/2026) mengakui telah menyurati partai (PAN).
“Telah dikirim surat ke partai, surat tersebut beberapa Minggu yang lalu kita kirimkan. terkait dengan hasil dari Badan Kehormatan (BK),” terang Ketua DPRD Kampar ini.
Ketika ditanya surat tersebut sudah ada balasan nya dan Ahmad Taridi mengatakan, surat tersebut masih di partai.
Sebelumnya nya, Irwan Saputra menghilang karena diduga tersangkut kasus Kredit Usaha Rakyat (KUR) di KCP BNI Bangkinang. Sampai saat ini keberadaan Irwan Saputra tidak terlacak.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPNRI) Kabupaten Kampar, Daulat Panjaitan kepada wartawan, Senin (2/2/2026). “Orang nya sudah menghilang, tapi diduga masih menerima gaji dan tunjangan sebagai anggota DPRD Kampar,” terang nya.
Kondisi tersebut sangat kita sayangkan terjadi, seorang anggota DPRD Kampar diduga sudah menghilang hampir satu tahun, tetapi gajinya dan termasuk tunjangan masih ia terima.
Ditempat yang terpisah Plt Sekretaris Dewan (Sekwan) Kampar, Ahmad Fais Ayatullah digedung DPRD Kampar enggan menjawab terkait isu anggota DPRD Kampar Irwan Saputra yang masih menerima gaji.
“Jangan masalah itu ditanya dan saya tidak mau menjawab nya,” terang nya singkat.
Untuk diketahui, Irwan Saputra sudah beberapa kali mangkir dari panggilan Kejari Kampar. Begitu kehadiran nya di DPRD Kampar hampir satu tahun tidak nampak digedung rakyat. (tim)


