By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: DPRD Kampar Soroti Bantuan Warga Terdampak Kematian Ikan Masal
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Advetorial

DPRD Kampar Soroti Bantuan Warga Terdampak Kematian Ikan Masal

By Redaksi Published 18 Mei 2026
Share
4 Min Read
RDP Komisi IV DPRD Kampar dengan masyarakat Tapung
SHARE

KAMPAR, Juangsumatera.com – Komisi IV DPRD Kabupaten Kampar mendesak perusahaan terkait segera menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak matinya ikan keramba di aliran Sungai Tapung, Kecamatan Tapung Hilir.

Desakan tersebut disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama masyarakat, pemerintah Desa, pihak Kecamatan, dan perusahaan terkait,
Senin (18/5/2026). RDP dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Kampar, Agus Risna Saputra, didampingi anggota Komisi IV, yakni Habiburrahman, Rizki Ananda, Sukardi, dan Muhammad Warid.

Dalam rapat tersebut, DPRD menegaskan posisinya sebagai mediator agar persoalan antara masyarakat dan perusahaan tidak berlarut-larut. Warga diketahui mengalami kerugian ekonomi akibat banyaknya ikan keramba yang mati dalam beberapa waktu terakhir.

Agus didalam RDP mengatakan, DPRD ingin memastikan adanya tanggung jawab nyata dari perusahaan terhadap masyarakat terdampak. “Kami ingin memastikan pihak perusahaan benar-benar memberikan bantuan kepada masyarakat. Jika terlalu lama direalisasikan, perusahaan akan kami panggil kembali agar bantuan segera disalurkan,” kata Agus.

Diterangkan nya lebih lanjut, masyarakat tidak menuntut hal yang berlebihan. Warga hanya menginginkan kepastian dan bentuk kepedulian atas kerugian yang dialami karena usaha keramba ikan menjadi sumber penghasilan utama sebagian warga.

Dalam pembahasan RDP, pihak perusahaan disebut keberatan apabila bantuan tersebut menggunakan istilah “kompensasi” karena dianggap dapat dimaknai sebagai pengakuan kesalahan secara langsung.Meski demikian, DPRD menilai hal terpenting adalah realisasi bantuan bagi masyarakat terdampak, serunya.

“Apa pun istilahnya, yang paling penting ada kepedulian perusahaan terhadap masyarakat,” ujar politikus Partai Golkar tersebut.

Komisi IV DPRD Kampar meminta perusahaan mematuhi seluruh rekomendasi DLH dalam menjalankan kegiatan replanting maupun operasional lainnya agar dampak lingkungan tidak semakin meluas.

Agus mengungkapkan, masih terdapat sekitar 114 hektare lahan yang penanaman ulangnya ditunda. DPRD meminta perusahaan segera membangun kolam penampungan air agar aliran dari area replanting tidak langsung masuk ke parit dan sungai warga. “Air dari areal replanting harus masuk terlebih dahulu ke kolam penampungan, jangan langsung dialirkan ke parit atau sungai,” ujarnya.

Menurut Agus, keberadaan kolam penampungan penting untuk mengurangi potensi pencemaran air yang dapat berdampak terhadap ekosistem perairan dan usaha budidaya ikan masyarakat.

Ia menambahkan, Komisi IV DPRD Kampar juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup guna memastikan langkah dan rekomendasi yang diambil memiliki dasar hukum yang jelas.

“Kami ingin memastikan langkah yang ditempuh ini sesuai aturan. Karena tanpa dasar hukum yang jelas, kami juga tidak bisa mengeluarkan rekomendasi,” kata Agus.

Sementara itu, Humas PT Buana Wira Lestari, Agung, mengatakan perusahaan masih akan melakukan komunikasi lanjutan dengan masyarakat dari tiga desa terdampak sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.

“Kami belum bisa menyimpulkan hasil dari beberapa pertemuan ini. Intinya, kami akan terus berkomunikasi dengan masyarakat di tiga desa,” ujar Agung.

Ia menambahkan, perusahaan juga akan kembali bertemu dengan pemerintah desa dan masyarakat untuk membahas bentuk serta besaran bantuan yang akan diberikan.

Sebelumnya, sekitar 30 ton ikan dilaporkan mati mendadak di aliran Sungai Tapung yang melintasi Desa Sekijang, Desa Kota Garo, dan Desa Koto Aman, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, pada 30 Maret 2026.

Kejadian serupa disebut pernah terjadi pada Desember 2025 dan Februari 2026. Namun, peristiwa pada Maret 2026 menjadi insiden kematian ikan terbesar.

Berdasarkan temuan di lapangan, di bagian hulu Sungai Tapung terdapat pabrik kelapa sawit dan area perkebunan perusahaan yang sedang menjalani proses peremajaan atau replanting. Aktivitas tersebut diduga memengaruhi kualitas air sungai dan berdampak terhadap budidaya ikan milik masyarakat. (tengok/red)

Redaksi 26 Mei 2026 18 Mei 2026
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Bupati Kampar Terima Silaturahmi Ketua Pengadilan Agama Bangkinang
Next Article Komisi I DPRD Kampar : Evaluasi Berkala Perlu Dilakukan
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Advetorial

PKB Kampar Dukung Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit

26 Mei 2026
Advetorial

Hendri Domo Siap Bantu Siswa SMP IT Almisbah Riau Agar Tidak Putus Sekolah

24 Mei 2026
Advetorial

Komisi I DPRD Kampar : Evaluasi Berkala Perlu Dilakukan

18 Mei 2026
Advetorial

Realisasi Pajak Daerah Kampar Meningkat Tajam Tahun 2025

22 April 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?