JAKARTA, Juangsumatera.com – China telah membuat kebijakan bebas visa masuk regional bagi warga asing pada Agustus 2026 dan sukses meningkatkan kunjungan wisatawan ke negara tersebut.
Menurut laporan media China CGTN (9/10/2026), dari 682.000 perjalanan masuk warga negara asing ke China saat pekan Libur Nasional, 505.000 di antaranya masuk berdasarkan kebijakan bebas visa.
Kebijakan bebas visa terbukti membantu membuat perjalanan ke China lebih nyaman bagi wisatawan asing. Negara-negara di Asia Tenggara atau ASEAN termasuk yang menerima kebijakan bebas visa masuk regional dari China.
Menurut dokumen resmi “Regional Visa-Free Entry Policies for Foreign Nationals” dari Administrasi Imigrasi Nasional China, berikut bentuk kebijakan bebas visa masuk regional yang bisa digunakan oleh warga dari negara-negara ASEAN, dikutip dari KOMPAS.com
Ada tujuh negara ASEAN yang bisa bebas visa selama 30 hari ketika memasuki Provinsi Hainan, yaitu, Brunei, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.
Ada 61 negara yang dapat masuk dan tinggal di wilayah Provinsi Hainan maksimal 30 hari tanpa visa untuk kunjungan jangka pendek. Misalnya yang berkaitan dengan pariwisata, bisnis, kunjungan, perawatan medis, konferensi dan pameran, kompetisi olahraga, dan lain-lain. Kebijakan ini tidak berlaku bagi mereka yang akan bekerja atau belaja.
Provinsi Yunnan Kelompok wisatawan (dua orang atau lebih) yang berasal dari negara ASEAN dapat masuk dan keluar China melalui Bandara Internasional Xishuangbanna Gasa,
Para wisatawan dapat tinggal di wilayah administratif Prefektur Otonom Dai Xishuangbanna selama maksimal 6 hari. Negara-negara anggota ASEAN tersebut meliputi Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.
Kelompok wisatawan (dua orang atau lebih) yang berasal dari negara ASEAN dapat masuk dan keluar China melalui bandara di Guilin tanpa memerlukan visa. Dengan ketentuan bahwa kelompok wisatawan tersebut diorganisasi dan diterima oleh agen perjalanan resmi yang terdaftar di China.
Para wisatawan dapat tinggal di wilayah administratif Guilin, Daerah Otonom Guangxi Zhuang selama maksimal 6 hari. Halaman 1 2 Show All Add to Google Berikan Opinimu Coba Sekarang Kirim Coba Sekarang. (red)


