KAMPAR, Juangsumatera.com – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kampar dengan agenda pandangan umum fraksi – fraksi terhadap Ranperda APBD Kampar tahun 2026, Selasa (25/11/2025) digedung DPRD Kampar.
Rapat Paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kampar, Ahmad Taridi dan para Wakil Ketua DPRD Kampar juga hadir, serta anggota DPRD Kampar juga banyak hadir. Bupati Kampar juga nampak hadir.
Ahmad Taridi menegaskan, bahwa aspirasi masyarakat yang disalurkan melalui fraksi-fraksi harus menjadi kompas utama dalam penentuan arah kebijakan anggaran tahun mendatang.

“Masukan dari seluruh fraksi merupakan representasi langsung dari kebutuhan rakyat di lapangan. Bahwa fungsi pengawasan legislatif akan diperketat untuk memastikan anggaran tepat sasaran,” terang nya.
Kami mengapresiasi respons positif pemerintah daerah terhadap pandangan fraksi. Namun, kami tegaskan bahwa setiap masukan mulai dari isu kesehatan, infrastruktur, hingga pendidikan harus terjawab secara konkret dalam dokumen APBD 2026.
Fungsi pengawasan akan kami perketat agar setiap rupiah memberikan dampak nyata bagi masyarakat bawah, tegas Ketua DPRD Kampar.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kampar mengingatkan pentingnya efisiensi di tengah tantangan fiskal. Ia mendorong agar program yang disusun benar-benar menyentuh sektor produktif.
Di tengah keterbatasan anggaran, kita harus berani melakukan penajaman skala prioritas. Kami meminta pemerintah daerah untuk tidak hanya menjalankan program rutin, tetapi juga fokus pada sinkronisasi program strategis nasional yang mampu mendongkrak ekonomi lokal secara berkelanjutan,” ujar Wakil Ketua DPRD.
Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyatakan komitmennya untuk tidak menutup mata terhadap kritik dan saran konstruktif yang diberikan. Pemerintah daerah berjanji akan mempertajam alokasi anggaran pada sektor-sektor krusial. (red)


