By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Jurnalis Gaza Dibunuh. Bersama 10 Orang Keluarganya Oleh Israel
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Jurnalis Gaza Dibunuh. Bersama 10 Orang Keluarganya Oleh Israel

By Redaksi Published 18 April 2025
Share
3 Min Read
Fatima Hassona,
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com – Jurnalis foto asal Palestina, Fatima Hassona, tewas bersama 10 anggota keluarganya, setelah zionis Israel menggempur wilayah Gaza utara.

Kematiannya itu terjadi sehari setelah film dokumenter yang dibintanginya, “Put Your Soul on Your Hand and Walk” dipilih oleh Association of Independent Cinema for Distribution (ACID) untuk tayang dalam Cannes Film Festival, bulan depan.

Film dokumenter Fatima dibuat oleh Sepideh Farsi, sutradara asal Iran. Fatima menjadi tokoh utama dalam film tersebut.

Dalam sesi wawancara dengan harian Prancis Le Monde, Sepideh Farsi menggambarkan Fatima dengan kata-kata yang menyentuh, dengan mengatakan bahwa dia “adalah matahari”.

“Dia meliput perang di Gaza, kadang-kadang bekerja sama dengan media dengan mengirimkan foto dan video. Setiap hari dia mengirimi saya foto, pesan tertulis, dan klip audio. Setiap pagi, saya bangun dan bertanya-tanya apakah dia masih hidup,” kata Sepideh, dilansir Euronews.com, dikutip dari CNBC Indonesia, Jumat (18/4/2025).

Beberapa jam sebelum kematiannya, Fatima mengunggah di internet foto matahari terbenam dari balkonnya, dan menulis: “Ini adalah matahari terbenam pertama setelah sekian lama.”

Dalam unggahan sebelumnya, ia menulis: “Mengenai kematian yang tak terelakkan, jika aku mati, aku menginginkan kematian yang menggelegar, aku tak ingin diriku masuk dalam berita yang heboh, atau masuk dalam kelompok, aku menginginkan kematian yang didengar oleh dunia, jejak yang bertahan selamanya, dan gambaran abadi yang tak dapat dikubur oleh waktu maupun tempat.”

Kematian wanita lulusan Fakultas Ilmu Terapan Universitas di Gaza itu menambah daftar panjang jurnalis yang tewas dibunuh Israel.

Sejak dimulainya perang Israel di Gaza, Federasi Jurnalis Internasional (IFJ) memperkirakan sedikitnya 157 jurnalis dan pekerja media telah terbunuh, sementara laporan lain menunjukkan jumlah sebenarnya mungkin melebihi 200.

IFJ berduka atas kematian Fatima dan mengutuk terus berlanjutnya penargetan wartawan oleh Isreal, seraya menekankan perlunya mengakhiri impunitas Israel, sebagaimana postingan mereka di akun X @IFJGlobal.

“Pembantaian ini harus dihentikan,” kata IFJ dalam keterangannya sambil menyerukan penyelidikan segera dan independen atas pembunuhan wartawan.

Sekretaris Jenderal IFJ Anthony Belanger mengatakan, jurnalis di zona konflik harus diperlakukan sebagai warga sipil dan diizinkan untuk melaksanakan pekerjaan mereka tanpa gangguan.

“Ada berbagai kepentingan global yang luas terhadap apa yang terjadi di Gaza, tetapi kita hanya dapat melihat kebenaran jika jurnalis diizinkan mengaksesnya,” ucap Anthony Belanger.

Euronews menggambarkan kematian Fatima Hassona bukan hanya sebagai seorang jurnalis, tetapi juga sebgai suara kemanusiaan dan gambaran yang tak terlupakan dalam sejarah kota yang mati dan terlahir kembali setiap hari.. (hsy/red)

Redaksi 18 April 2025 18 April 2025
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Bareskrim Polri : Jumlah Pemakai Kokain di Indonesia Meningkat 
Next Article Iran dan Hamas Mengecam Terkait Serangan AS di Yaman
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Diam-Diam Kapal Intel China Berlayar Dekat Iran

30 Januari 2026
Nasional

Trump Kumpulkan Israel dan Saudi, Persiapan Serang Iran

30 Januari 2026
Nasional

Banjir di Bekasi Meluas, 49 Desa di 16 Kecamatan Terendam

29 Januari 2026
Nasional

Dadan Hidayana : BGN Senang Kalau Ada Viral, Teguran Buat SPPG

29 Januari 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?