KAMPAR, Juangsumatera.com – Candi Muara Takus yang terletak di Desa Muara Takus Kecamatan XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar Provinsi Riau yang merupakan situs Candi Budha dan juga tempat objek wisata. Tetapi sayang nya di kawasan Candi Muara Takus banyak kotoran/tai kerbau.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPNRI) Kabupaten Kampar, Daulat Panjaitan kepada wartawan, Kamis (26/12/2024). “Dikawasan Candi Muara Takus banyak berserakan kotoran kerbau,” terangnya.
Diterangkan lebih lanjut oleh Daulat Panjaitan, kita heran juga dikawasan Candi Muara Takus tersebut dipagar, tetapi kotoran kerbau banyak kita temukan juga.
“Kita menemukan banyak nya kotoran kerbau dikawasan Candi Muara Takus tersebut hari kamis pagi (26/12). Memang kita akui ada pekerja kebersihan sedang bekerja, tetapi kotoran kerbau masih berserakan,” terang Daulat Panjaitan.
Kita menduga bahwa kawasan Candi Muara Takus tempat bermain kerbau, sehingga kotoran kerbau banyak kita temukan didalam pagar pertama Candi Muara Takus.
Mungkin pengawasan kurang, sehingga kerbau dengan leluasa masuk kedalam kawasan Candi Muara Takus. Hal ini sangat memalukan sekali, karena Candi Muara Takus situs sejarah yang harus dijaga kebersihan nya.
Kita minta kepada Dinas terkait agar lebih memperhatikan kondisi Candi Muara Takus. Kalau kurang tenaga kebersihan di Candi Muara Takus agar segera ditambah dan pekerja kebersihan bisa dibayar melalui dana APBD Kampar, kata Daulat Panjaitan.
Bagai mana wisatawan akan tertarik mengunjungi Candi Muara Takus, dilain sisi banyak kotoran kerbau berserakan. Kondisi ini yang harus menjadi prioritas Dinas terkait untuk berbenah demi untuk Candi Muara Takus, terangnya. (Tim)


