By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Iran Ajukan 3 Syarat ke AS Untuk Akhiri Perang
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Iran Ajukan 3 Syarat ke AS Untuk Akhiri Perang

By Redaksi Published 20 September 2026
Share
4 Min Read
Bendera AS dan Iran
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com- Iran telah menyampaikan sejumlah syarat resmi kepada Amerika Serikat (AS) melalui Qatar sebagai mediator untuk mengakhiri perang kedua negara. Tehran kini menunggu respons Presiden AS Donald Trump.

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Mohsen Rezaei mengatakan, Qatar telah menyampaikan persyaratan Iran kepada Washington dalam upaya membuka jalan untuk mengakhiri konflik.

“Kami tetap berhubungan dengan mediator Qatar, yang telah menyampaikan syarat-syarat kami kepada Washington dengan tujuan mengakhiri perang. Kami menunggu jawaban Presiden [Donald] Trump,” kata Rezaei, mengutip Al Jazeera, pada Minggu (20/9/2026) dan dilansir dari CNBC Indonesia.

Rezaei menyebut Iran mengajukan tiga syarat utama kepada AS, yakni penghentian perang di seluruh front, pembebasan dana Iran yang dibekukan, serta penghentian blokade laut. “Syarat kami adalah mengakhiri perang di semua front, membebaskan dana kami yang dibekukan dan mengakhiri blokade laut,” ujarnya.

Menurut Rezaei, AS justru berkepentingan untuk menerima persyaratan tersebut. Ia menegaskan Iran tidak akan mengubah sikapnya hanya karena ancaman dari Washington.

“Ini adalah kepentingan Washington untuk menerima persyaratan ini. Ancaman Trump tidak akan mencapai hasil apa pun. Kami siap menghadapi perang yang menentukan,” tegasnya.

Qatar dan Pakistan selama ini berupaya membuka kembali jalur perundingan antara Iran dan AS setelah nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) kedua pihak berakhir pada bulan lalu.

Sejumlah negara di kawasan juga mendorong penghentian perang yang dimulai setelah AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada akhir Februari. Serangan tersebut menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Rezaei tidak menutup kemungkinan AS kembali melancarkan serangan terhadap Iran. Berdasarkan penilaian militer Tehran, kemungkinan tersebut disebutnya masih sangat terbuka. Iran telah mempersiapkan diri menghadapi skenario tersebut.

Menurut Rezaei, strategi militer Iran kini mengalami perubahan setelah dua putaran konflik sebelumnya. Tehran disebut kini memfokuskan perencanaan militernya terhadap aset-aset angkatan laut AS yang berada dari kawasan Teluk hingga Teluk Oman dan Laut Arab.

Sementara itu, target yang berada lebih jauh hingga Samudra Hindia disebut berada di luar jangkauan Iran.

Rezaei juga mengungkapkan bahwa Iran baru-baru ini melakukan uji coba rudal antikapal dengan sejumlah hulu ledak di dekat kapal atau kapal induk AS. Menurutnya, teknologi hulu ledak tersebut masih berpotensi dikembangkan lebih lanjut.

Ia memperingatkan bahwa jika terjadi serangan baru, respons Iran akan dilakukan dengan kekuatan besar.

Targetnya tidak hanya pangkalan militer AS di kawasan seperti pada konflik sebelumnya, tetapi juga kepentingan komersial dan perusahaan-perusahaan AS yang beroperasi secara lokal.

Ketika ditanya apakah perang akan segera berakhir, Rezaei mengatakan secara praktis konflik masih berlangsung. “Dalam arti praktis, perang masih berlangsung,” katanya.

Namun, ia menegaskan Tehran kini menjalankan strategi baru untuk mempercepat berakhirnya konflik. “Kami bekerja berdasarkan strategi baru untuk mengakhiri perang ini sesegera mungkin,” ujarnya.

Di sisi lain, mantan Direktur Urusan Semenanjung Arab Pentagon David Des Roches menilai Washington kemungkinan tidak akan melihat persyaratan Iran sebagai pembukaan negosiasi yang serius. “Sekilas, mungkin tidak serius; mereka akan melihatnya sebagai penyerahan diri,” kata Roches kepada Al Jazeera.

Meski demikian, ia melihat adanya perubahan dalam posisi Tehran. Salah satunya adalah Iran tidak lagi mencantumkan tuntutan pembayaran reparasi perang yang sebelumnya pernah diajukan.”Hal pertama yang Anda perhatikan adalah dia telah menghapus tuntutan reparasi, yang sebelumnya pernah diajukan oleh Iran,” kata Roches. (red)

Redaksi 20 September 2026 20 September 2026
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Protes Pengampunan Najib Razak, Menteri Transportasi Malaysia Mundur
Next Article Karhutla Meluas, Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Mendagri Dorong Percepatan Pembentukan Satgas MBG

28 Oktober 2026
Nasional

Anggota DPR Desak Agar Hutan yang Rusak Kebakaran Agar Dipuilhkan

28 Oktober 2026
Nasional

Pejabat China Temui Kapolri Suyudi, Bahas Jaringan Pabrik Sabu 1,2 Ton di Aceh

28 Oktober 2026
Nasional

BNPB : Malaysia Tawarkan Bantuan Pesawat dan  Heli

27 Oktober 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?