By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: HGB Habis Tak Diperpanjang, 605 Hektare Tanah Disulap Jadi Rusun
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

HGB Habis Tak Diperpanjang, 605 Hektare Tanah Disulap Jadi Rusun

By Redaksi Published 14 Juli 2026
Share
2 Min Read
Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid dan Menteri PKP, Maruarar Sirait
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengatakan ada 605 hektare tanah yang hak guna bangunan (HGB) yang tidak diperpanjang. Tanah tersebut akan dimanfaatkan untuk membangun rumah susun (rusun) dan konsolidasi vertikal buat masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Ada HGB (hak guna bangunan) yang sudah habis di daerah perkotaan, ada di 15 provinsi, termasuk Jakarta. Ada di 15 provinsi, di 120 titik,” kata Nusron usai disambangi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) di Kementerian ATR/BPN, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026) dikutip dari detiknews.

Ia menyebutkan di Jakarta sendiri terdapat 65 hektare tanah HGB yang tersebar di 30 titik. Lalu, titik lain rata-rata berada di ibu kota provinsi atau pinggiran ibu kota provinsi, seperti Tangerang. Adapun valuasi zona nilai tanah (ZNT) seluruh lahan bekas HGB tersebut Rp 21,5 triliun.

“Nilainya angka fantastis. Itu HGB-nya sudah habis, tidak kita berpanjang, dan nanti akan masuk ke dalam, berdasarkan PP 18 tahun 2021, itu masuk pada rezim penataan kembali,” terang nya.

Kementarian ATR/BPN akan menyerahkan tanah tersebut kepada Bank Tanah dengan menerbitkan hak pengelolaan (HPL). Kemudian, HGB diterbitkan atas nama BPI Danantara sebagai pihak yang pembangun rusun.

Selain itu, proyek pembangunan bisa dilakukan dengan berbagai skema bisnis, misalnya antara Bank Tanah dengan pihak swasta yang mau membangun konsolidasi vertikal. Skema lain bisa mengguanakan dana APBN. atau CSR.

Sementera itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menambahkan ada tanah-tanah tak terpakai yang bisa dibangunkan rusun. Rusun itu dapat dibangun dengan berbagai skema pembiayaan, yakni melalui Danantara, APBN, pengembang, dan CSR perusahaan.

“Jadi (tanah) benar-benar milik negara, dikuasai oleh negara, dan siap untuk dibangun rumah susun,” ucap Ara. (dhw/das/red)

Redaksi 14 Juli 2026 14 Juli 2026
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article KPK Klaim Sudah Koordinasi dengan Jaksa Agung Terkait Kasus Febrie
Next Article KPK Geledah Rumah Anggota BPK, Amankan Barang Bukti Elektronik
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

BNPB : Malaysia Tawarkan Bantuan Pesawat dan  Heli

27 Oktober 2026
Nasional

Menkum : 700 Ribu Badan Usaha Tak Lapor Data Pemilik Manfaat Diblokir

26 Oktober 2026
Nasional

Rakyat Serbia Rayakan Tumbangnya Vucic

26 Oktober 2026
Nasional

Pangkas Gas ke Singapura Tak Akan Ganggu Hubungan Diplomatik

25 Oktober 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?