By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Lukashenko Jadi Presiden Negara Sahabat Pertama yang Menginap di Istana Negara
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Lukashenko Jadi Presiden Negara Sahabat Pertama yang Menginap di Istana Negara

By Redaksi Published 2 Juli 2026
Share
1 Min Read
Momen kedatangan kunjungan kenegaraan Presiden Republik Belarus Alexander Lukashenko
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com – Presiden Republik Belarus, Aleksander Lukashenko, menginap di Istana Negara selama kunjungan kerjanya ke Indonesia pada 1–2 Juli 2026.

Menteri Luar Negeri Sugiono menyebut Lukashenko merupakan kepala negara sahabat pertama yang bermalam di Istana Negara.

“Presiden yang pertama di Istana Negara,” kata Sugiono di halaman Istana Merdeka, Jakarta, seperti dikutip dari KOMPAS.com, Kamis (2/7/2026).

Menurut Sugiono, keinginan untuk menginap di Istana Negara datang langsung dari Lukashenko. Presiden Prabowo Subianto kemudian mengizinkannya sebagai bentuk penghormatan kepada tamu negara tersebut.

“Ya, saya kira kita memberikan penghormatan karena biasanya kalau kunjungan kenegaraan, presiden dari negara lain memilih menginap di hotel. Namun, kali ini beliau berkehendak menginap di Istana. Awalnya direncanakan di Wisma Negara, tetapi Pak Presiden menilai yang lebih representatif adalah di Istana,” ujar Sugiono.

Sugiono menambahkan, sebelumnya memang ada pemimpin negara lain yang pernah bermalam di Kompleks Istana Kepresidenan, tetapi bukan di Istana Negara.

“Kalau di Wisma Negara, terakhir itu Perdana Menteri Kamboja Hun Sen,” ucapnya.(Red)

Redaksi 2 Juli 2026 2 Juli 2026
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Video Viral Peserta SPPI Merayap di Got Hoaks
Next Article Prabowo dan Lukashenko Luncurkan Roadmap Kerja Sama Indonesia-Belarus
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Posisi Gibran Sebagai Wapres Seharusnya Gugur

2 November 2026
Nasional

BNPB Minta Kepala Daerah Siaga Hadapi Potensi Banjir dan Longsor

2 November 2026
Nasional

Pesawat Jatuh Tak Jauh Dari Kediaman Trump di Florida, 9 Orang Tewas

2 November 2026
Nasional

Buruh Ngamuk Tuntut Gaji Naik, Puluhan Pabrik Tutup

1 November 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?