JAKARTA, Juangsumatera.com – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperbaiki tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih.
Menurut Gibran, pemerintah ingin memastikan setiap anggaran yang dialokasikan untuk kedua program tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta terhindar dari praktik korupsi.
“Pemerintah berkomitmen untuk terus memperbaiki tata kelola MBG dan koperasi. Kita pastikan setiap rupiahnya benar-benar termanfaatkan dengan baik, dan juga yang paling penting terbebas dari praktik korupsi,” ujar Gibran di Pangkalan Udara TNI Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (18/6/2026), seperti dikutip dari KOMPAS.com.
Gibran mengatakan, upaya perbaikan tata kelola tersebut penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap program-program pemerintah.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasi terkait pelaksanaan berbagai program pemerintah secara damai dan konstruktif.
“Terima kasih sudah menyampaikan aspirasinya secara damai. Terima kasih untuk masukan-masukannya yang konstruktif, terutama terkait MBG dan koperasi,” katanya.
Pada hari yang sama, Gibran bertolak menuju Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk melaksanakan kunjungan kerja ke sejumlah daerah. Dalam kunjungan tersebut, ia mengajak lima mahasiswa dari Universitas Indonesia, Universitas Pelita Harapan, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Sanata Dharma, dan Institut Seni Budaya Indonesia.
Di Kabupaten Ende, NTT, Gibran dijadwalkan meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis serta melihat rencana pengembangan Koperasi Desa Merah Putih dan berdialog dengan masyarakat.
Selanjutnya, di Provinsi Gorontalo, Wapres akan menghadiri dan membuka Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) XVII Tahun 2026 serta meninjau Bendungan Bulango Ulu.
Kunjungan kerja juga akan dilanjutkan ke Papua Barat dengan agenda meninjau Sentra Produksi Kakao Ransiki di Kabupaten Manokwari Selatan dan membuka Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) Nasional XIV di Manokwari.
Sementara itu, di Papua Selatan, Gibran dijadwalkan mengunjungi Kabupaten Asmat untuk meninjau sejumlah fasilitas publik, di antaranya Asmat Museum of Culture and Progress, Sekolah Lapang Sagu, RSUD Agats, dan Gereja Katedral Salib Suci.


