By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Wagub Sumbar Respons Abu Janda Soal Barbar
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Wagub Sumbar Respons Abu Janda Soal Barbar

By Redaksi Published 30 Mei 2026
Share
3 Min Read
Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy
SHARE

PADANG, Juangsumatera.com — Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy angkat suara soal pernyataan pegiat media sosial Abu Janda yang menyinggung Sumbar dan Jawa Barat dan mengaitkannya dengan perilaku barbar.

Lewat unggahan instagramnya, Vasco menilai pernyataan tersebut bukan hanya keliru, namun juga menyederhanakan sebuah peradaban.

“Pernyataan yang menyebut Sumatera Barat sebagai barbar tentu bukan hanya keliru, tetapi juga menyederhanakan sebuah peradaban yang dibangun dari nilai, adat, dan sejarah panjang,” kata Vasco dalam unggahan tersebut, Sabtu (30/5/2026) dikutip dari CNN Indonesia.

Dia menyebut Sumbar selama ini memegang falsafah ‘Adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah’, yang masyarakatnya menjunjung etika, musyawarah, dan keseimbangan antara adat dan agama.

Oleh karena itu melabeli masyarakat Minangkabau sebagai masyarakat yang barbar jelas mengabaikan fakta budaya Sumbar telah banyak melahirkan tokoh dan pemimpin bangsa.

“Dari tradisi merantau yang mengajarkan kemandirian, hingga sistem adat yang menjunjung tinggi musyawarah, semua menunjukkan kedewasaan sosial yang tidak bisa dipandang sebelah mata,” katanya.

Meski begitu, Vasco mengimbau agar masyarakat tetap merespons pernyataan itu dengan kepala dingin. Menurut dia, tak semua ucapan harus dibalas dengan kemarahan.

Sebab, kata Vasco, respons yang berlebihan justru berpotensi memperbesar masalah yang sebenarnya tak berpengaruh signifikan. “Terlebih jika memang ada pihak yang sengaja mencari mencari panggung dari kegaduhan itu sendiri,” katanya.

Dengan merespons secara proporsional dan tak berlebihan, masyarakat Sumbar secara tak langsung menunjukkan tak seperti yang dituduhkan.

“Maka, alih-alih terpancing, mungkin inilah saatnya menunjukkan bahwa Sumatera Barat bukan seperti yang dituduhkan, melainkan jauh lebih berkelas, berakar kuat pada nilai, dan mampu menjawab dengan cara yang bermartabat,” ujarnya.

Vasco mengatakan lucu jika sebuah daerah yang kaya akan adat, budaya dan nilai justru dinilai dengan kata-kata serampangan. “Kadang yang melihat sesuatu tampak ‘bar-bar’, bukan karena objeknya, tapi karena kacamatanya sedang miring dan retak. Apalagi sampai ‘berpikir’ Sumbar itu bar-bar,” kata Vasco.

Abu Janda atau Permadi Arya sebelumnya telah dilaporkan buntut pernyataannya. Laporan dilayangkan Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) atas dugaan penyebaran ujaran kebencian berbasis SARA. Laporan itu diterima dan teregister dengan nomor LP/B/230/V/2026/SPKT/Bareskrim Polri tertanggal 26 Mei 2026.

Dalam laporannya, Abu Janda disangka melanggar Pasal 242 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 KUHP tentang penyebaran informasi yang menimbulkan ujaran kebencian terhadap kelompok tertentu.

Terkait laporan itu, Abu Janda menyatakan bahwa dirinya tidak pernah menghina masyarakat Sumatera Barat (Sumbar). (thr/sur/red)

Redaksi 30 Mei 2026 30 Mei 2026
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Bareskrim Geledah Kantor PT MMS, Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit
Next Article KPK : Tak Boleh Ada Gratifikasi Saat Penerimaan Murid Baru
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

Negosiasi Buntu, AS Tegaskan Mampu Perang Lawan Iran

30 Mei 2026
Nasional

KPK : Tak Boleh Ada Gratifikasi Saat Penerimaan Murid Baru

30 Mei 2026
Nasional

Wamentan Ancam Cabut Izin Pabrik CPO yang Beli Buah Sawit Murah

29 Mei 2026
Nasional

Bangun 100 Giga Watt PLTS, RI Siapkan Lahan 24.000 Hektare

29 Mei 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?