By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Negosiasi Buntu, AS Tegaskan Mampu Perang Lawan Iran
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Negosiasi Buntu, AS Tegaskan Mampu Perang Lawan Iran

By Redaksi Published 30 Mei 2026
Share
3 Min Read
Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Pete Hegseth
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com — Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth menegaskan bahwa pihaknya sangat mampu untuk memulai kembali perang melawan Iran jika situasi mendesak.

Pernyataan tersebut muncul di tengah mandeknya negosiasi kesepakatan damai untuk mengakhiri konflik antara kedua negara.

Washington lebih dari sekadar mampu untuk memulai kembali perang jika menginginkannya,” ujar Hegseth di sela-sela forum pertahanan Shangri-La Dialogue di Singapura, Sabtu (30/5/2026) melansir AFP dan dikutip dari CNN Indonesia.

Pernyataan keras Kepala Pentagon ini dilontarkan menyusul belum ada titik temu dalam draf perjanjian damai AS-Iran. Konflik yang telah meluas di Timur Tengah ini terpantau terus menahan stabilitas keamanan dan mengguncang perekonomian global.

Negosiasi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri konflik masih menemui jalan buntu. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan hanya mau menandatangani perjanjian jika seluruh syarat mutlak yang diajukannya dipenuhi oleh Iran.

Gedung Putih mengisyaratkan bahwa Trump hampir mengambil keputusan mengenai kemungkinan kesepakatan tersebut, meskipun Teheran bersikeras bahwa masih belum ada “kesepakatan akhir” mengenai penyelesaian konflik di Timur Tengah.

Sejumlah sumber di pemerintahan AS mengatakan bahwa kesepakatan tersebut masih menunggu persetujuan Trump setelah negosiasi alot selama berminggu-minggu terkait konflik yang melanda Timur Tengah dan mengguncang perekonomian global.

Presiden Trump hanya akan membuat kesepakatan yang baik untuk Amerika dan sesuai dengan prinsip tanpa kompromi yang ditetapkannya,” kata seorang pejabat Gedung Putih usai mengikuti pertemuan selama dua jam di Gedung Putih pada hari Jumat (29/5).

Pejabat tersebut menambahkan bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir, sebagaimana syarat yang diajukan Trump.

Trump sempat mengumumkan pertemuan di Gedung Putih itu melalui media sosial dan mengulangi tuntutannya agar Iran tidak mengembangkan senjata nuklir serta membuka kembali Selat Hormuz. Dalam postingannya tersebut, Trump juga menyebut bahwa Iran akan membersihkan ranjau di Selat Hormuz dan mengakhiri blokade jalur tersebut tanpa biaya tol.

Sebagai gantinya, AS akan mencabut blokade pelabuhan Iran. Trump juga menyebut kedua negara akan berkoordinasi untuk menghancurkan uranium yang diperkaya milik Iran, dan menegaskan bahwa tak ada pertukaran uang hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Pernyataan Trump tersebut langsung dibantah pihak Iran. Media pemerintah Iran menyebut paparan Trump sebagai “campuran antara kebenaran dan kebohongan”.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baqaei menegaskan bahwa saat ini tidak ada negosiasi yang berlangsung terkait program nuklir Iran. Ia juga menyatakan bahwa Iran telah meninggalkan bahasa pemaksaan sejak 47 tahun lalu. “Belum ada kesepakatan final yang dicapai,” kata Baqaei. (red)

Redaksi 30 Mei 2026 30 Mei 2026
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article KPK : Tak Boleh Ada Gratifikasi Saat Penerimaan Murid Baru
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

KPK : Tak Boleh Ada Gratifikasi Saat Penerimaan Murid Baru

30 Mei 2026
Nasional

Wagub Sumbar Respons Abu Janda Soal Barbar

30 Mei 2026
Nasional

Wamentan Ancam Cabut Izin Pabrik CPO yang Beli Buah Sawit Murah

29 Mei 2026
Nasional

Bangun 100 Giga Watt PLTS, RI Siapkan Lahan 24.000 Hektare

29 Mei 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?