By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Pemerintah Diminta Siapkan Insentif Guru Madrasah yang Tak Bisa Jadi ASN
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Pemerintah Diminta Siapkan Insentif Guru Madrasah yang Tak Bisa Jadi ASN

By Redaksi Published 31 Maret 2026
Share
2 Min Read
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abidin Fikri
SHARE

JAKARTA, Juangsumarera.com – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abidin Fikri meminta Kementerian Agama (Kemenag) membuat terobosan untuk meningkatkan kesejahteraan 630.000 guru madrasah swasta yang tidak bisa diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) atau Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Prinsipnya adalah negara harus hadir untuk meningkatkan kesejahteraan guru-guru madrasah. Mereka sudah berjuang dengan pengabdian yang luar biasa, tetapi kesejahteraannya terabaikan,” kata Abidin kepada wartawan, Selasa (31/3/2026) dikutip dari KOMPAS.com.

Menurut dia, sekitar 630.000 guru madrasah yang diajukan Kemenag menjadi PPPK gagal karena terbentur dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2023 Tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Berdasarkan informasi yang diterimanya, ratusan ribu guru madrasah swasta tersebut gagal jadi ASN karena bekerja di madrasah swasta.

“Saya kira harus diberi terobosan. Jangan sampai 638.000 guru madrasah yang diajukan Kemenag untuk menjadi PPPK atau ASN itu mengalami jalan buntu, sehingga mereka terkatung-katung,” ujar Abidin.

Politikus PDI-P ini juga mengusulkan skema penghitungan insentif berdasarkan rasio jumlah siswa di seluruh madrasah (Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah) dan masa bakti guru madrasah.

Jika rasio satu guru madrasah adalah 15 siswa, menurut dia, total kebutuhan guru bisa dihitung dari jumlah seluruh siswa madrasah swasta di Indonesia.

“Tinggal dihitung saja jumlah siswa seluruh madrasah di Indonesia dan berapa guru madrasah yang mendapatkan insentif dan dengan tambahan nilai insentif berdasarkan lama masa baktinya,” kata Abidin.

Sementara terkait besaran insentifnya, ia meminta Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama harus menghitung secara saksama.

Menurut Abidin, skema insentif untuk guru madrasah ini harus memenuhi prasyarat adanya data siswa madrasah seluruh Indonesia yang akurat, valid, dan dapat dipertanggung jawabkan.

“Dengan demikian jumlah guru yang menerima insentif dapat ditentukan secara transparan dan akuntabel di setiap madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah maupun Aliyah di seluruh Indonesia,” lanjut dia.

Sebelumnya diberitakan, Kementerian Agama (Kemenag) mengusulkan sekitar 630.000 guru madrasah swasta diangkat menjadi PPPK.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Amien Suyitno mengatakan, usulan tersebut kini tengah diproses bersama kementerian dan lembaga terkait. (red)

Redaksi 31 Maret 2026 31 Maret 2026
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Pertamina Tak Naikkan Harga BBM Subsidi dan Nonsubsidi
Next Article Pemerintah Batasi Penggunaan Mobil Dinas 50 Persen
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

AS Kirim Kapal Induk Nuklir ke 3 Untuk Timur Tengah

1 April 2026
Nasional

BGN : 1.256 Dapur MBG di Indonesia Timur Disetop Sementara Mulai 1 April

1 April 2026
Nasional

Pemerintah Batasi Penggunaan Mobil Dinas 50 Persen

31 Maret 2026
Nasional

BGN : 760 SPPG Masih Dalam Perbaikan dan Evaluasi

31 Maret 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?