KAMPAR, Juangsumatera.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kampar Provinsi Riau didesak oleh warga untuk membongkar polisi tidur dijalan Datuk Seribu Garang, tepatnya disamping pagar SMK N 1 Bangkinang dan disamping pagar Universitas Pahlawan.
Salah seorang warga Bangkinang Kota, Anto kepada Juangsumatera.com, Selasa (31/3/2026) dengan tegas mengatakan, kita minta Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar untuk segera mungkin membongkar polisi tidur dijalan Datuk Seribu Garang.
“Polisi tidur yang menjadi warga resah dan sudah seharusnya polisi tidur tersebut dibongkar. Jalan dibuat bagus untuk kenyamanan pengguna jalan dan bukan sebaliknya membuat masyarakat resah,” kata nya.
Diterangkan lebih lanjut oleh Anto, dijalan Datuk Seribu Garang dipasang 4 titik polisi tidur yang jaraknya terlalu dekat. Siapa yang memasang kita tidak tahu dan informasi sudah ada sepeda motor yang jatuh didekat polisi tidur tersebut.
Jalan Datuk Seribu Garang merupakan jalur padat pada pagi hari dengan adanya polisi tidur dijalan tersebut akan berdampak macet dan juga menganggu pengguna jalan karena polisi tidur yang dipasang terlalu tinggi, terang Anto.
Pernyataan tegas juga datang dari salah seorang warga Bangkinang Kota yang tidak mau disebut namanya mengatakan, bahwa jalan Datuk Seribu Garang merupakan jalan umum yang dibangun melalui uang rakyat.
Diterangkan nya lebih lanjut, karena jalan tersebut bukan milik pribadi atau kelompok dan seharusnya nya jangan seenaknya membuat polisi tidur dijalan Datuk Saribu Garang.
“Kita mendesak Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar untuk segera mungkin membongkar polisi tidur dijalan Datuk Seribu Garang,” tegasnya. (tim)


