By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Juang Sumatera Juang Sumatera Juang Sumatera
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Reading: Vietnam Krisis BBM, Dampak Perang Iran Vs Israel dan AS
Share
Font ResizerAa
Juang Sumatera Juang Sumatera
  • Advetorial
  • Bisnis
  • Budaya
  • Digital
  • Industri
  • Infrastruktur
  • Keuangan
  • Listrik
Search
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Olahraga
  • Riau
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Inhil
    • Inhu
    • Kampar
    • Kuansing
    • Meranti
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Rohil
    • Rohul
  • Peristiwa
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Wisata
Have an existing account? Sign In
Follow US
Nasional

Vietnam Krisis BBM, Dampak Perang Iran Vs Israel dan AS

By Redaksi Published 19 Maret 2026
Share
3 Min Read
Antrean warga Vietnam untuk minyak
SHARE

JAKARTA, Juangsumatera.com – Dampak perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran mulai terasa. Vietnam meminta bantuan Jepang dan Korea Selatan untuk meningkatkan akses minyak mentah di tengah pasokan global terganggu akibat eskalasi di Timur Tengah.

Mengutip dari The Diplomat, Kamis (19/3/2026) dan dilansir dari detikfinance, Wakil Menteri Perindustrian dan Perdagangan Vietnam, Nguyen Hoang Long, mengajukan permintaan ini di sela-sela KTT Keamanan Energi di Tokyo.

Dalam pertemuan dengan Wakil Menteri Urusan Internasional di Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang Matsuo Takehiko, Long meminta agar Jepang dapat membantu Vietnam dalam mencari dan mengakses sumber minyak mentah guna memenuhi kebutuhan domestik. Terlebih, Jepang menjadi salah satu negara dengan cadangan minyak mentahnya yang besar.

Long juga bertemu dengan Menteri Perdagangan, Perindustrian, dan Energi Korea Selatan Kim Jung-Kwan. Dalam pertemuan tersebut, ia meminta dukungan Korea Selatan untuk membantu Vietnam mengakses sumber minyak mentah guna mempermudah impor di tengah situasi konflik di Timur Tengah.

Permintaan Long kepada kedua negara tersebut, menggambarkan dampak parah yang bisa menimpa Vietnam akibat perang Iran melawan Israel-AS yang belum ada tanda-tanda akan berakhir. Vietnam memiliki dua kilang minyak yang memenuhi sekitar 70% kebutuhan bahan bakar. Secara total, sekitar 87% impor minyak Vietnam berasal dari kawasan Timur Tengah.

Masalah ini diperparah dengan fakta bahwa cadangan penyangga minyak (petroleum buffer) Vietnam merupakan salah satu yang paling tipis di Asia Tenggara. Negara ini hanya memiliki cadangan nasional yang setara dengan 9 hari impor bersih. Angka ini jauh di bawah negara tetangga lainnya, seperti Jepang 254 hari, Korea Selatan, 208 hari, Thailand, serta Filipina 60 hari

Sebagian besar cadangan dipegang oleh perusahaan perdagangan minyak utama yang diwajibkan menjaga stok untuk 20 hari. Namun, stok tersebut lebih banyak ditujukan untuk distribusi langsung daripada penyimpanan darurat jangka panjang.

Kondisi ini membuat posisi Vietnam sangat rentan jika harga minyak terus meroket atau jalur Selat Hormuz benar-benar tertutup total. Imbasnya, situasi tersebut akan berdampak pada rencana ambisius pertumbuhan ekonomi pemerintah Vietnam.

Pada Januari lalu, pemerintah Vietnam menetapkan target pertumbuhan Produk Domestik Bruto sebesar 10% per tahun untuk periode 2026-2030. Angka ini naik dari rata-rata 5,7% pada periode 2021-2024.

Menghadapi krisis yang makin nyata di minggu ketiga perang ini, Pemerintah Vietnam langsung mengeluarkan instruksi tegas kepada rakyatnya. Warga diminta untuk lebih banyak tinggal di rumah jika tidak ada urusan mendesak. Pemerintah menyarankan agar untuk menggunakan transportasi umum, bersepeda, atau berbagi tumpangan (carpool). (rea/fdl/red)

Redaksi 19 Maret 2026 19 Maret 2026
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Email Print
Berikan Ulasan Anda untuk Berita ini
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Previous Article Anutin Terpilih Lagi Jadi PM Thailand
Next Article Pemerintah Akan Terapkan WFH 1 Hari Dalam Seminggu
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Nasional

BPK : 161,73 M Dana Haji 2025 Salah Sasaran, 4.760 Jemaah Tak Berhak

2 Mei 2026
Nasional

Komisi V DPR Setuju Potongan Tarif Ojol di Bawah 10%

2 Mei 2026
Nasional

Trump Ngamuk ke Negara Eropa

2 Mei 2026
Nasional

Dasco : UU Ketenagakerjaan Baru Ditarget Rampung Akhir 2026

1 Mei 2026
Show More

JUANG SUMATERA

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan

Sekilas

Menyajikan berita, informasi, data, dan hasil riset secara mendalam bagi kepentingan para pemimpin bisnis dan pengambil kebijakan, namun dikemas secara lugas dan atraktif agar mudah dipahami publik.
Kategori Lainnya
  • Riau
  • Infrastruktur
  • Digital
  • Keuangan
 
  • Bisnis
  • Industri
  • Listrik
  • Pertambangan

Langganan Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!

[mc4wp_form]
© juangsumatera.com - All Right Reserved
Welcome Back!

Masuk ke akun Anda

Lost your password?